MII – Bogor – Sebanyak 6 orang pemuda terjebak di tengah Sungai Ciliwung, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur pada Sabtu (3/8/2024) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Bogor, Hidayatullah menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika 6 pemuda tersebut hendak mandi di Sungai Ciliwung yang saat itu debitnya masih rendah.

“Tanpa disadari debit air Sungai Ciliwung Bogor semakin lama semakin bertambah sehingga para korban akhirnya terjebak di tengah sungai,” terang Hidayat.

Beruntung kejadian itu kemudian diketahui warga sekitar. Mereka lalu melaporkan kondisi itu pada BPBD Kota Bogor.

Mendengar laporan tersebut, personel BPBD kemudian terjun ke lokasi dan melakukan penanganan dan evakuasi kepada para korban.

Keenam korban yang diketahui merupakan pekerja pasar malam itu pun berhasil diselamatkan.

“Korban akhirnya dievakuasi mandiri bersama warga dilokasi. Kami tidak menurunkan perahu karena para pekerja itu sudah dewasa sehingga memudahkan warga melakukan evakuasi,” ujar Hidayat.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak mandi ke sungai di tengah kondisi cuaca ekstrem di Kota Bogor selama pekan ini, karena dapat membahayakan dan menimbulkan kerawanan. 

“Kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana kami minta untuk tetap waspada lakukan evakuasi mandiri tak kala kondisi cuaca tidak mendukung. Dilarang melakukan aktivitas mandi, mencuci, ataupun hal lain di sungai atau bantaran sungai dan daerah rawan bencana lainnya terutama saat hujan turun. Keselamatan menjadi hal yang utama,” tekan dia.create by Gugun Suhendar