MII – Bogor – Musabaqah Tilawatil Alquran (MTQ) di Rest Area Gunung Mas Puncak, bukan hanya sekedar lomba membaca Alquran. Namun juga upaya dalam menggali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Alquran.
Hal itu disampaikan Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu saat membuka kegiatan MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Bogor di mimbar utama Rest Area Gunung Mas Puncak, Cisarua, pada Senin (19/8/24) malam.
“Secara substansi, MTQ bukan hanya sekedar lomba membaca Alquran, dengan lagu yang indah dan suara yang merdu, atau sekedar mencari qori qoriah terbaik, atau hafiz hafizah terbaik untuk dikirimkan pada MTQ yang lebih tinggi,” ucap Pj Bupati Bogor di Rest Area Gunung Mas.
“Tetapi MTQ adalah salah satu upaya konkrit kita semua, untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Alquran, sehingga Alquran benar-benar dijadikan sebagai pedoman hidup, pegangan bagi kita umat Islam,” sambung Asmawa Tosepu.
Pada pelaksanaannya tahun ini, dia berharap kegiatan MTQ semakin dikembangkan dengan berbagai cabang-cabang yang dilombakan.
Di samping itu, melalui MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Bogor 2024, dia juga berharap akan lahir kecintaan generasi muda dalam mempelajari dan mengamalkan isi kandungan Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.
Menurutnya, berdasarkan data dari Kementerian Agama RI, pada tahun 2023 Kabupaten Bogor memiliki 1385 pondok pesantren yang tersebar di 40 kecamatan.
Hal itu menjadikan Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat pondok pesantren di Indonesia.
“Tentunya ini adalah potensi besar dalam menjaring putra-putri terbaik menjadi qori dan qoriah yang mewakili dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” jelas Pj. Bupati Bogor.
Kepada penyelenggaraan MTQ, Asmawa Tosepu berpesan agar para dewan hakim dapat melaksanakan tugasnya dengan profesional.
“Serta memberikan nilai yang secara adil dan objektif, sehingga menghasilkan qori dan qoriah yang berkualitas,” tandasnya.create by Gugun Suhendar




