MII – Jakarta – Beberapa waktu lalu selama dua hari dari tanggal 25 dan 26 September, Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres ) menggelar latihan pemeliharaan kemampuan sniper / penembak runduk. Dilansir dari keterangan PPID Paspampres, Kamis (2/10/25) latihan ini menekankan pentingnya akurasi, ketajaman insting, kesigapan dalam pengambilan keputusan, serta kecepatan dan ketenangan dalam menghadapi ancaman yang muncul dari jarak jauh terhadap keamanan dan keselamatan VVIP.
Dijelaskan pula bahwa dalam latihan ini para prajurit Paspampres melaksanakan observasi kedudukan sniper dan tempat-tempat kritis yang harus diwaspadai, latihan menembak koreksi jarak 100 meter dalam berbagai posisi, serta latihan menembak lintas atas dari berbagai ketinggian dan radius jauh tembakan.
Paspampres berkomitmen untuk memberikan pengamanan yang utuh terhadap pimpinan negara. Tidak hanya menjaga dari ancaman jarak dekat, namun juga waspada terhadap ancaman yang tersembunyi dan datang dari kejauhan.
Untuk diketahui, Paspampres adalah salah satu dari Badan Pelaksana Pusat Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) yang terdiri dari prajurit pilihan dari berbagai cabang kesatuan khusus dan elite di TNI seperti dari Kostrad, Kopassus, Raider, Marinir, Kopaska, Paskhas dan Polisi Militer.Pakaian DinasPeralatan Tempur
Paspampres memiliki tugas utama yaitu melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat kepada Presiden dan Wakil Presiden, mantan Presiden RI dan mantan Wakil Presiden RI beserta keluarganya, serta tamu negara setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan. create by Yulianto




