MII – Bogor – Pada 5 November 2025, langit Indonesia akan dihiasi fenomena Supermoon terbesar tahun ini. Fenomena yang juga disebut Purnama Perige ini terjadi saat bulan purnama berada di titik terdekatnya dengan Bumi, membuatnya tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Selasa (4/11/25).
BMKG mencatat jarak Bumi dan bulan saat puncak Supermoon akan mencapai 356.980 kilometer. Sebagai perbandingan, purnama 14 April 2025 lalu berada jauh lebih jauh, yaitu 406.295 kilometer. “Ukuran diameter bulan saat puncak Supermoon bisa mencapai 16′ 44,28”, jelas BMKG. Warga Indonesia bisa menikmati fenomena ini dengan mata telanjang alias tanpa alat bantu apapun, asalkan cuaca mendukung. Jadi jangan lupa pantau prakiraan cuaca!
Selain keindahan langit, Supermoon juga berdampak pada pasang laut. Warga pesisir diimbau waspada karena ketinggian air laut bisa lebih tinggi dari biasanya. Ditambah musim hujan, risiko banjir rob meningkat. Pantau terus informasi BMKG atau BNPB agar tetap aman.
Supermoon kali ini dijanjikan spektakuler dengan bulan tampak 14% lebih besar dibanding Purnama Apoge, posisi bulan paling jauh dari Bumi. Jadi, siapkan kamera, teleskop, atau cukup mata telanjang, dan nikmati purnama terbesar 2025 ini!. create by Gunawan Suhendar




