MII – Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia ( PMI ) setempat meningkatkan kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi memicu kemarau panjang. Hal tersebut ditegaskan Bupati Yani saat mengevaluasi kinerja dalam Musyawarah Kerja PMI 2026 yang menjadi landasan perumusan program kerja tahun ini, Sabtu 18 April 2026.

Yani menekankan bahwa kesiapsiagaan perlu ditingkatkan sejak dini terutama dalam menjaga ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. PMI diminta memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa guna memastikan distribusi bantuan air bersih dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Keberadaan pengurus dan relawan PMI di tingkat kecamatan dinilai sangat krusial dalam mempercepat respons penanganan kendala di lapangan. Selain masalah teknis bantuan, Yani juga mengingatkan pentingnya penguatan regenerasi kader di setiap wilayah di Kabupaten Gresik.

Ia mendorong PMI untuk membuka ruang lebih luas bagi generasi muda termasuk Gen Z agar terlibat aktif sebagai relawan kemanusiaan. Keterlibatan anak muda ini dipandang sebagai bagian dari edukasi agar mereka memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan dan sosial.

Bupati berharap melalui perencanaan yang matang dalam musyawarah kerja ini, PMI Gresik semakin responsif terhadap dinamika alam dan kebutuhan warga. Sinergi antara pemerintah daerah dan PMI diharapkan terus terjalin erat demi menjamin keselamatan serta kesejahteraan masyarakat di tengah ancaman krisis iklim. create by Basuki Rahmad