MII – Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri ), Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap para pekerja dalam memperingati Hari Buruh Internasional 2026 yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026 hari ini.
“Pada peringatan Hari Buruh Internasional, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja Indonesia yang telah menjadi penggerak kemajuan industri dan perekonomian,” kata Sigit, dalam keterangan resmi Instagram @listyosigitprabowo, dikutip Jumat, 1 Mei 2026.
Lebih lanjut, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerangkan, sejalan dengan tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’, Polri berkomitmen mendukung sinergi antara pekerja dan pemerintah.
“Sejalan dengan tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’, Polri berkomitmen menjaga kamtibmas yang aman serta mendukung sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi kesejahteraan bersama,” ucap Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kemudian dalam memperingatkan Hari Buruh tahun 2026 ini, Sigit berharap agar pekerja di Indonesia semakin sejahtera dan terlindungi. “Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga pekerja Indonesia semakin sejahtera dan terlindungi,” jelasnya.
Diketahui, Puluhan ribu gabungan, siap mengamankan jalannya aksi May Day Internasional 2026, yang akan digelar di Monumen Nasional ( Monas ), Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, sebanyak 24.980 personel akan dilibatkan dalam pengamanan ini. “Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemda, Pamdal, dan unsur terkait menyiapkan 24.980 personel. Terdiri dari 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas. Ini fokus untuk memastikan kegiatan May Day 2026 dapat berjalan aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif,” kata Kombes Pol Budi Hermanto.

Lebih lanjut Budi menerangkan, aksi May Day Fiesta akan berlangsung di Monas, namun juga akan ada penyampaian aspirasi di muka publik yang akan dilaksanakan di DPR/MPR dan Disnaker Pemprov DKI. “Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang tidak begitu memiliki kepentingan suatu urusan dapat menghindari wilayah – wilayah yang kami sampaikan tadi. Mengingat akan ada intensitas keramaian, kepadatan, sehingga arus lalu lintas terkait tentang rekayasa dan lain-lain itu sifatnya fungsional dan situasional,” ujarnya. create by Yulianto




