MII – Jakarta Utara – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu memusnahkan 19 kilogram organ hewan kurban yang dinyatakan tidak layak konsumsi.

“Ditemukan cacing pada beberapa organ”
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, pemusnahan dilakukan berdasarkan hasil pengawasan ketat yang dilaksanakan petugas di 10 lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

“Total hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 83 ekor sapi, 43 kambing, dan 48 ekor domba,” ujarnya, Kamis (28/5).

Nurliati menjelaskan, dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah organ hewan yang tidak layak konsumsi sehingga harus dimusnahkan. Organ tersebut meliputi enam kilogram hati, 10 kilogram paru-paru, serta tiga kepala hewan kurban.

“Secara umum hasil pemeriksaan hewan kurban cukup baik, meskipun masih ditemukan cacing pada beberapa organ,” terangnya.

Menurutnya, organ yang dinyatakan afkir langsung dimusnahkan di lokasi dengan cara dikubur atau disiram cairan disinfektan. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus rantai penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis), seperti cacing hati maupun infeksi mata merah.

“Pemeriksaan ini merupakan standardisasi pelayanan yang rutin dilakukan setiap tahun. Kami ingin memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada warga benar-benar aman dan layak dikonsumsi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan pengawasan tersebut pihaknya melibatkan 57 petugas gabungan dari Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Dinas KPKP DKI Jakarta, hingga Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Setiap pulau menempatkan sekitar enam hingga delapan petugas.

“Hari ini masih ada beberapa wilayah yang melakukan pemotongan hewan kurban. Meski jumlahnya tidak banyak, namun tetap kami awasi,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Panggang Jamaludin menuturkan, proses pemotongan hewan kurban di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka berjalan lancar berkat partisipasi aktif masyarakat.

“Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 ekor sapi dan 19 kambing. Hari ini juga direncanakan ada tambahan satu ekor sapi dari donatur,” bebernya. Ia memastikan seluruh daging dan organ hewan kurban yang telah diperiksa dan dibagikan dalam kondisi baik serta aman untuk dikonsumsi warga.

Jamaludin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban di wilayah Kepulauan Seribu. “Warga sangat senang dan antusias menerima daging kurban tahun ini. Semoga momentum Iduladha dapat terus terjaga dan semakin memperkuat kebersamaan antarwarga,” tandasnya. create by Ahmad Catur NBU