MII – Jakarta – Polri bersama Australian Federal Police ( AFP ) menyelenggarakan Seminar Peningkatan Peran Polisi Wanita di Indonesia dan Australia yang diikuti oleh seluruh Tenaga Pendidik ( Gadik ) Sekolah Polisi Wanita ( Sepolwan ), Kamis (4/6/26).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangka memperkuat kapasitas tenaga pendidik Sepolwan melalui pembekalan materi mengenai kesetaraan gender, inklusi sosial, serta penguatan kompetensi dalam menghadapi tantangan pendidikan kepolisian yang semakin dinamis.
Pada sesi pertama, Inspector Judy Goldsmith dari Australian Federal Police memaparkan perkembangan peran Polisi Wanita di Australia dalam penegakan hukum selama dua dekade terakhir, sekaligus menyampaikan perspektif strategis terkait arah dan penguatan peran Polwan di masa mendatang.
Selanjutnya, Kombes Pol Sinta, menyampaikan materi mengenai peran Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) serta Pemberantasan Perdagangan Orang ( PPO ) dalam mendukung terwujudnya penegakan hukum yang inklusif dan berpihak pada kelompok rentan.
Seminar ini juga menjadi pembuka rangkaian pelatihan bagi 105 tenaga pendidik Sepolwan yang akan berlangsung sepanjang Juni 2026. Materi pelatihan mencakup prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial, psikologi peserta didik, penanganan kesenjangan generasi, hingga komunikasi publik yang inklusif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Sepolwan dan Australian Federal Police ( AFP ) yang didukung oleh Australia–Indonesia Partnership for Justice Phase 3 ( AIPJ3 ), sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia Polri, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan Polwan. craete by Yulianto




