MII – Bogor – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan kecepatan respons penanganan bencana, Subdirektorat Pelatihan Satwa (Subditlatsatwa) Direktorat Polisi Satwa ( Ditpolsatwa ) Korsabhara Baharkam Polri secara resmi menutup program Pendidikan Pengembangan Spesialisasi ( Dikbangspes ) Tahun Anggaran 2026. Program pendidikan bergengsi ini secara khusus didedikasikan untuk mencetak Bintara Pawang Satwa Anjing (K-9) berkualifikasi Pelacak Korban Bencana, serta Bintara Aswasada atau Pasukan Berkuda.

Upacara penutupan pendidikan kepolisian ini dipimpin langsung oleh Kepala Subditlatsatwa Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dadiyo, S.I.K., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Kegiatan penutupan yang berlangsung dengan penuh kedisiplinan dan khidmat tersebut digelar di Lapangan Upacara Subditlatsatwa, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Jumat pagi (5/6/26).

Turut hadir menyaksikan momen kelulusan ini jajaran pejabat teras di lingkungan Ditpolsatwa serta perwakilan dari Pusat Pendidikan ( Pusdik ) Sabhara Lemdiklat Polri. Barisan upacara juga tampak gagah dengan formasi lengkap yang terdiri dari satu peleton pasukan aswasada yang disandingkan langsung dengan turangga ( kuda ) andalan mereka, serta satu peleton pasukan pawang satwa K-9.

Berdasarkan laporan pendidikan, sebanyak 72 personel bintara Polri dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan hadir secara lengkap dalam upacara penutupan tersebut. Rincian kelulusan tersebut terbagi atas 36 personel yang berhasil menamatkan Dikbangspes Bintara Pawang Satwa K-9 Pelacak Korban Bencana, serta 36 personel lainnya yang sukses menyelesaikan Dikbangspes Bintara Aswasada.

Dalam penyampaian amanatnya, Kombes Pol. Dadiyo, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik dan instruktur. Beliau menegaskan bahwa seluruh rangkaian tahapan pendidikan yang berat dan menuntut ketangkasan tinggi tersebut telah berjalan dengan sangat baik, aman, dan lancar sesuai dengan target kurikulum yang direncanakan.

Pelatihan intensif ini didesain secara khusus untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Polri di lapangan. Kemampuan ini menjadi modal krusial dalam menunjang berbagai operasi kemanusiaan ke depan, khususnya dalam hal mitigasi bencana alam, pencarian korban, hingga pengamanan eskalasi wilayah, papar Kombes Pol. Dadiyo memberikan arahan.

Seusai prosesi upacara resmi dibubarkan, kemeriahan acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama guna memupuk rasa bangga dan jiwa korsa kesatuan. Sebagai acara puncak, para tamu undangan dibuat terpukau oleh sesi demonstrasi peragaan ketangkasan operasional satwa yang dipersembahkan secara langsung oleh para peserta didik. Atraksi tersebut menampilkan sinergi, kepatuhan, dan insting tajam yang luar biasa antara personel kepolisian dengan satwa anjing K-9 maupun kuda operasional mereka. create by Gunawan Suhendar