MII – Jakarta Barat – Penataan lahan seluas sekitar 200 meter persegi di tepi Jalan Raya Daan Mogot, RW 17 Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, yang dikerjakan sejak Mei lalu, kini sudah rampung. ditata. Camat Kalideres, Ziki Zulkarnaen menjelaskan, area yang semula merupakan lahan tidur ini, sekarang jadi ruang terbuka hijau ( RTH ) yang dihiasi dengan mural serta pos pengamanan warga. Ruang terbuka ini diperuntukkan bagi para pejalan kaki. “Ruang terbuka ini diperuntukkan bagi para pejalan kaki. Selain menjadi lokasi area interaksi, lahan RTH ini juga bisa untuk swafoto karena dilengkapi mural,” katanya, Senin (3/8/26).

Dijelaskan Ziki, mural yang menampilkan gambar rumah ibadah berbagai agama itu mendeskripsikan Jakarta sebagai kota yang ramah dan aman. Sekaligus menyampaikan pesan ajakan agar masyarakat hidup rukun dan bersama-sama menjaga Jakarta. Menurut Ziki, penataan ini melibatkan kolaborator dari pihak RW 17 Kelurahan Kalideres dan Mitra 10. Diharapkannya, kolaborasi penataan kawasan ini menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Kalideres untuk mempercatik lingkungan mereka.

“Kami sangat berterimakasih kepada kolaborator. Semoga kegiatan serupa dapat dilakukan ke tempat lain si wilayah Kecamatan Kalideres,” tegasnya. Lurah Kalideres, Rizky Dwiputra mengatakan, penataan di lahan yang berada di persimpangan antara Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan Tampak Siring merupakan penataan kawasan ungggulan triwulan 2 (TW2) di wilayahnya. “Penataan melibatkan personel PPSU dan membutuhkan waktu selama sekitar tiga bulan,” tuturnya.

Dia menambahkan, keberadaan pos pengaman di area ini untuk memfasilitasi warga mengawasi lingkungan mereka agar lebih aman dan nyaman. Sementara, Ketua RW 17 Kelurahan Kalideres, Susanto menilai, penataan ini tidak hanya membuat lingkungan lebih indah dan rapi, tapi juga memotivasi warga untuk menjaga lingkungan mereka. “Penataan ini semakin memotivasi kami untuk memperbaiki lingkungan lebih baik,” tandasnya. create by Ahmad Catur NBU