MII – Madura – TNI Angkatan Laut melalui Koarmada II bergerak cepat mengerahkan KRI Nala-363 untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan ( Search and Rescue/SAR ) terhadap korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, Senin (2/8/26).

KRI Nala – 363 yang saat itu baru menyelesaikan Latihan PASSEX bersama kapal perang Republik Rakyat Tiongkok ( People’s Liberation Army Navy / PLA Navy ) segera diperintahkan Panglima Koarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., untuk bergerak menuju lokasi kejadian.

Hingga Minggu malam, sebanyak 230 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia. Proses penyelamatan dilakukan secara terpadu oleh sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, KM Meratus Project 3, KM Transco Arafura, KM Prakarsa Mas, KM SC Aila XVII, KM Selaras Mas, KM Britis Mentor, dan MV Icon Daniel.

Dalam operasi tersebut, KRI Nala-363 melaksanakan evakuasi korban secara bertahap. Pada pukul 22.00 WIB, KRI Nala-363 mengevakuasi 14 korban dari KM Meratus Project 3 yang terdiri atas 13 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, KRI tersebut kembali mengevakuasi satu korban meninggal dunia dari MV Icon Daniel. Operasi kemudian dilanjutkan pada pukul 00.15 WIB dengan mengevakuasi 17 korban selamat dari MT Transco Arafura.

Secara keseluruhan, KRI Nala-363 berhasil mengevakuasi 32 korban, terdiri atas 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Dari jumlah korban selamat tersebut, 18 orang dalam kondisi sehat, sedangkan 12 orang mengalami keluhan kesehatan dan segera mendapatkan penanganan medis selama pelayaran menuju Surabaya.

Pada pukul 01.40 WIB, KRI Nala-363 bertolak menuju Surabaya dengan membawa seluruh korban untuk diserahkan kepada Posko Crisis Center guna memperoleh penanganan lebih lanjut. Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan serta mendukung kelanjutan operasi SAR bersama unsur-unsur terkait.

Pengerahan KRI Nala-363 dalam operasi kemanusiaan ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam merespons kondisi darurat di laut sekaligus melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang ( OMSP ). Kehadiran prajurit dan alutsista TNI AL di tengah musibah menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir memberikan pertolongan, perlindungan, dan rasa aman kepada masyarakat. create by Abdul Ghofar