MII – Serang – Pemerintah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang sedang mengerjakan pembangunan sarana, prasarana dan Utilitas PAUD (pendidikan Anak Usia Dini) jenis kegiatan pemagaran yang di kerjakan oleh CV Sinar Putra Perkasa di lingkungan sadik kelurahan pager Agung kecamatan Walantaka Kota Serang – Banten, dari Anggaran APBD kota Serang tahun 2024 dengan nilai kontrak 109.450.000 Namun dalam pelaksanaan diduga curi curi spek.
Pantauan Awak media ini beberapa kali di lokasi proyek pembangunan Pemagaran PAUD terlihat jelas, semua petukang dan kenek yang tidak menggunakan APD ( alat pelindung diri), tidak sinkronnya antara petukang dan kenek nya, pelaksana proyek yang tidak pernah terlihat, apalagi konsultan dari dinas pendidikan yang tak pernah ada, dan yang lebih parahnya penggunaan besi di duga tidak sesuai spesifikasi nya, yang aturan nya menggunakan ukuran besi 8 mm pada cincin besi justru yang di pasang 6 mm.
” Saya kerja di sini sudah ada 18 harian kurang lebih, untuk upahnya di bayar harian kalau kenek 120 dan petukang 140 ribu perhari,” Ucap salah satu petukang Senin 01/07/2024.
Lanjut kata petukang “kalau petukang dan kenek ini semua nya orang menes, petukang lokal nggak ada, pelaksana nggak pernah ke sini kang (kepada media-red) apa lagi konsultan pengawas tidak tahu,” imbuhnya.
Namun saat menanyakan ke keneknya berbeda dengan petukang, katanya untuk upahnya borongan,
“mana mau dibayar harian, di sini kami suruh kerja sama dirman orang Cipocok itu”, cetusnya.
Di hubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Pikar, selaku pelaksana saat dikonfirmasi, terkait juklak juknis nya dirinya menjelaskan
” Besi nya itu 12-8mm, untuk tiang Tulangan 12mm cincin 8 mm, besok saja kang kita ngobrol nya ya kalau sekarang mah saya lagi di luar,” katanya.
Namun saat di pertanyakan kembali dan kirim gambar besi tiang dan cincinnya, dirinya pelaksana beralasan kalau salah dalam penyampaian informasi kepada media.”Ohhh ya maaf salah, besi 10 kang,” tulisnya seraya menjanjikan untuk ketemu.
Seperti yang di janjikan pikar selaku pelaksana keesokan harinya ditemui di pinggir jalan, Jum’at 05/07/2024 menjelaskan terkait pekerja sudah hampir selesai,
” Pekerjaan sudah mencapai 80/85% lah, kalau cat terserah yang punya PAUD, untuk besi nya di gambar kerja 10 mm kang, dan cincin 8 mm, Untuk besi yang kuping nya saya lupa,” Ujarnya.
Pikar menambahkan “untuk upahnya di borong kan 26 juta kalau nggak salah, kenapa tidak menggunakan APD itu tidak di pakai sama petukang nya, dan emang tukang bukan petukang lokal, karena takut kerja nya nggak bisa,” jelasnya.
Namun faktanya dari hasil kontrol sosial penasultan.co.id, di lapangan terkait pembesian menggunakan besi ukuran 6 mm untuk cincin dan 10 mm untuk tiangnya, Untuk itu di minta kepada pihak dinas terkait untuk kroscek ke lokasi proyek, karena diduga kuat pembangunan sarana, prasarana dan Utilitas Paud tidak sesuai spesifikasi.create by Fadly Muhar




