MII – Gresik – Pengerjaan duplikasi Jembatan Manyar di Kabupaten Gresik terus dikebut menjelang tutup tahun 2025. Saat ini, rangka baja jembatan sepanjang 80 meter itu sudah tuntas terpasang. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali menargetkan jembatan baru tersebut sudah bisa dilalui kendaraan pada awal tahun 2026 mendatang.

Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja tampak sibuk memasang besi-besi untuk lantai jembatan. Setelah proses itu selesai, tahapan pekerjaan akan dilanjutkan ke pembangunan beton dan pengaspalan agar struktur jembatan semakin kokoh.

“Pekerjaan di lapangan masih on progres. Sebelumnya baut-baut sudah dikencangkan saat pemasangan alas jembatan. Sekarang masuk tahap pemasangan besi lantai,” jelas Kepala PPK 4.3 Jatim BBPJN Jatim – Bali, Yudi Dwi Prasetya, Senin (10/11/25).

Menurut Yudi, seluruh pekerjaan jembatan ditarget rampung pada akhir tahun ini. Dengan begitu, awal tahun depan jembatan baru sudah bisa dilalui kendaraan.

“Targetnya awal tahun sudah bisa dilalui. Setelah itu, pengendara dialihkan ke jembatan baru,” ujarnya. Setelah arus lalu lintas dialihkan, jembatan lama akan dibongkar untuk dibangun ulang dengan desain serupa jembatan baru. Langkah ini dilakukan karena kondisi jembatan lama dinilai sudah banyak mengalami kerusakan.

“Jadi nanti ada dua jembatan. Jembatan lama juga akan dibangun baru karena kondisinya memang sudah banyak kerusakan,” imbuhnya.

Sementara itu, proyek lanjutan pelebaran jalan di kawasan Manyar juga tengah disiapkan. Saat ini masih dalam tahap tender yang sudah dimulai sejak Agustus lalu. “Rencananya pekerjaan dilakukan selama dua tahun, yakni 2025 hingga 2026,” pungkas Yudi. create by Basuki Rahmad