MII – Jakarta – Cerita ini datang dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, ternyata dirinya pernah gagal tes seleksi Bintara TNI AD. Dikutip dari unggahan instagram resmi @91agussubiyanto, Senin (24/11/25), mantan Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) ke – 34 ini mengisahkan bahwa dari enam saudaranya hanya dia yang jadi harapan sang Ayah menjadi prajurit. Namun, perjalanan menjadi tentara tidak mudah.

“Dari keenam anaknya, cuma aku yang digadang – gadang ayah untuk jadi tentara. Ternyata perjalanan menuju harapannya tidaklah mudah. Kepedihan kehilangan ayah, luntang lantung tidak bisa melanjutkan kuliah dan tidak punya pekerjaan, gagal di pendaftaran calon bintara serta banyak lagi sakit, kecewa dan kegagalan yang pada akhirnya mengantarkanku sampai pada posisi saat ini,” cerita Jenderal Agus Subiyanto.

Di balik semua itu, lanjut Jenderal Agus Subiyanto banyak kejutan – kejutan yang sejujurnya dia pun tak tahu, termasuk akhirnya menjadi tentara. Menurutnya jasa besar orang tua khususnya Sang Ayah buat ia bisa menjadi Panglima TNI saat ini. “Kita tidak pernah tahu, kejutan apa yang telah Allah siapkan di ujung jalan berliku, hanya kesabaran,” kata Jenderal Agus Subiyanto.

“Kamu nanti jadi AKABRI saja, Gus!” Begitu kata Sang Ayah ditirukan Jenderal Agus Subiyanto. Suatu ketika lanjut Jenderal Agus Subiyanto, Ayahnya juga sering menyebut keinginannya tersebut di depan teman – teman dan keluarganya. “Nah ini, calon AKABRI,” katanya begitu tiru Jenderal Agus Subiyanto.

Untuk diketahui, Jenderal Agus Subiyanto lahir di Baros, Cimahi Tengah, 5 Agustus 1967. Ia merupakan anak kedua dari enam bersaudara, pasangan Dedi Unadi dan Cicih Gunasih yang berasal dari Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat.

Ayahnya adalah seorang pensiunan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir sersan kepala dan menjadi Bintara Pembina Desa ( Babinsa ). create by Yulianto