MII – Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Inggris menyepakati pembelian dua lisensi desain kapal perang fregat Arrowhead 140 tambahan. Kesepakatan di bawah payung program kemitraan maritim (Maritime Partnership Programme) ini memiliki nilai fantastis mencapai £4 miliar atau setara Rp 79,4 triliun ( kurs Rp 19.850 ).

Mengutip keterangan resmi Babcock International, Kamis (22/1/26), perwakilan Presiden Prabowo Subianto dan CEO Babcock David Lockwood menandai kesepakatan ini lewat penandatanganan Surat Pernyataan Kehendak ( Letter of Intent ).

Babcock berencana menyerahkan dua lisensi desain tersebut dalam beberapa bulan mendatang. Artinya, Indonesia membeli hak desain dan teknologi kapal tersebut secara penuh. Namun, industri perkapalan nasional akan mengerjakan pembangunan fisiknya di dalam negeri.

Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Maritim
Presiden Prabowo Subianto menyambut baik kemitraan ini. Menurutnya, kerja sama dengan Inggris tidak hanya soal alutsista, tapi juga menyasar ekonomi maritim yang lebih luas.

“Saya telah bertemu dengan CEO Babcock. Kami senang dapat melanjutkan kemitraan maritim ini. Menurut saya, hal ini sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Ini adalah bagian vital dari pembangunan ekonomi maritim kami,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut kesepakatan lanjutan ini sebagai bukti kepercayaan dunia terhadap industri pertahanan Inggris. “Tahap lanjutan dari kemitraan kita dengan Indonesia hari ini adalah bukti nyata kepercayaan dunia terhadap Inggris,” ujar Starmer.

Lanjutan Proyek Fregat Merah Putih
Desain Arrowhead 140 sendiri sebenarnya bukan hal baru bagi industri pertahanan Indonesia. Desain inilah yang menjadi basis utama dari kapal perang kebanggaan nasional saat ini, yakni fregat Merah Putih.

Kesepakatan baru ini merupakan kelanjutan dari pembelian dua lisensi desain pertama pada 2021. Berkat lisensi tersebut, BUMN pertahanan RI, PT PAL Indonesia, saat ini sedang sibuk membangun dua unit kapal perang fregat Merah Putih di galangan kapal Surabaya.

Bahkan, PT PAL baru saja sukses meluncurkan kapal pertama dari kelas fregat Merah Putih, KRI Balaputradewa – 332, pada medio Desember lalu.

Lewat kesepakatan baru ini, Indonesia resmi menambah “jatah” lisensi Arrowhead 140. Hal ini mengindikasikan TNI AL bakal memperbanyak jumlah armada kapal perang canggih sekelas fregat Merah Putih untuk memperkuat kedaulatan laut NKRI.

CEO Babcock David Lockwood menambahkan, pihaknya berkomitmen penuh mendukung modernisasi pertahanan Indonesia. “Perintah kerja pertama dalam kerangka kerja ini menandakan pentingnya kecepatan yang kita butuhkan untuk mewujudkan transformasi maritim Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mengukuhkan kesuksesan desain ekspor Arrowhead 140 kami,” jelas Lockwood. create by Yulianto