MII – Gresik – Bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di wilayah Kecamatan Menganti dan Driyorejo, Gresik, Minggu 19 April 2026. Setidaknya tiga orang dilaporkan mengalami luka akibat insiden tersebut.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB, saat ketiga korban berboncengan dengan satu motor. Ketika sampai di Jalan Raya Karangandong, korban dihadang oleh konvoi sekelompok pemuda dan dipukuli. Korban diketahui berinisial SR (19) warga Desa Krikilan, Driyorejo, RP (17) warga Desa Suko, Wringinanom, dan RW (17) warga Desa Tempel, Krian, Sidoarjo.
“Korban hendak menyebrang dari arah timur perempatan Karangandong berpapasan dengan rombongan konvoi dan dihadang oleh salah satu oknum, lalu ditanya dari perguruan mana, dan langsung dipukul,” terang Kompol Musihram, Selasa 21 April 2026.
Bahkan, lanjutnya, ketiga korban dipukuli hingga terjatuh dan dirampas kunci kontak sepeda motornya. Selain itu, kendaraan korban juga disebut ditendang dan dilempari batu oleh rombongan konvoi tersebut. “Warga sekitar menolong para korban, sedangkan rombongan kabur ke arah selatan dan setelah itu korban dibawa warga sekitar ke puskesmas pembantu Karangandong,” tuturnya.
Setelah bergeser dari Driyorejo, rombongan konvoi kembali bentrok di Jalan Mojotengah, Menganti, Gresik. Mereka tampak berlarian di jalan raya dan saling lempar hingga mengganggu penggendara yang melintas. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya telah menerima informasi terkait peristiwa tersebut. Pihaknya pun telah mendatangi kedua TKP dan mulai melakukan serangkaian penyelidikan.
“Anggota masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Selain memeriksa saksi-saksi, anggota juga mengumpulkan bukti di lokasi. Untuk yang di Menganti situasi sudah kondusif ditertibkan Polsek Menganti,” ucap AKP Arya Widjaya. create by Basuki Rahmad




