MII – Sentul – Sentul City Kembali hijaukan Kembali kawasannya yang berlokasi di Cluster Venesia, Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 25 April 2026. Jajaran Sentul City melibatkan warga di Cluster Venesia untuk menanam ribuan pohon mahogani dan trembesi di kawasan ruang terbuka hijau ( RTH ) yang bakal dijadikan jogging track kedepannya.

Sementara itu, Head Construction Sentul City, Arjo Hardjoenanto mengatakan, dari luas 14 ribu hektare lahan Sentul City, sejauh ini sudah 20 persen dilakukan penghijauan. Hal ini akan terus berlanjut hingga target RTH terisi seutuhnya.

Dia menyebutkan, penanaman ini merupakan bentuk kolaborasi antara warga dengan development agar selalu mengedepankan penghijauan dalam mengembangkan kawasan dari segi desain maupun pelaksanaan. “Jadi area hijau tetap kita prioritaskan, bahkan pada saat pelaksanaan juga harus mengkaji terlebih dulu potensi alam yang ada, baik pepohonan, area hijau, maupun jalur air, eksisting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembang dan masyarakat akan terus berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman. Terlebih, penghijauan merupakan upaya dalam mencegah terjadi bencana alam hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Kami merencanakan di area-area yang disebut RTH, itu banyak tempatnya ada yang di tengah, di pinggir, di kemiringan-kemiringan itu prioritas kami supaya kondisinya stabil, lebih hijau, dan lebih aman,” katanya. Masih di lokasi yang sama, Ketua RT 06, Tata Djuarsa mengatakan dalam menghijaukan kawasan ini ditargetkan sebanyak 2.600 pohon dapat tertanam.

“Kita akan terus lakukan aktivitas sampai tercapai target. Kita mendukung program Pemkab bogor untuk menanam pohon,” tambah dia. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan mendapat sambutan positif dari warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Sebab, kata dia, penanaman pohon ini bertujuan untuk menjaga lingkungan yang sehat, nyaman, dan hijau. “Kita beruntung tinggal di Sentul City yang menjadi slogan, kalau yang terkenal itu Jakarta Selatan, kita ini di selatan Jakarta di mana konotasinya hijau, asri dan adem,” katanya. create by Gunawan Suhendar