MII – Sentul – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, dengan salah satu fokus pada penguatan pertahanan negara. Rapat tersebut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan tidak menentu.
Presiden menekankan stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Selain membahas sektor pendidikan dan hilirisasi, aspek pertahanan dan keamanan menjadi perhatian utama, termasuk penguatan koordinasi lintas lembaga serta kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
“Penguatan pertahanan dan stabilitas keamanan menjadi prioritas untuk memastikan Indonesia tetap tangguh menghadapi tekanan global,” demikian kutipan dari pernyataan resmi.
Turut hadir dalam rapat terbatas, yakni Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, bersama jajaran pejabat strategis lainnya.
Tak hanya itu, Kepala Negara juga menegaskan arah kebijakan nasional yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi melalui hilirisasi, serta stabilitas pertahanan dan keamanan.
Rapat ini juga menjadi momentum konsolidasi pemerintah dalam memastikan seluruh program berjalan selaras dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah terus memastikan setiap kebijakan berjalan terintegrasi demi menjaga stabilitas dan mendorong percepatan pembangunan nasional,” mengutip dari pernyataan resmi. create by Gunawan Suhendar




