MII – Gresik – Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 128 Tahun 2026, sasaran non-fisik bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan mengacu pada Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) dan transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal ( SPM ).Rabu 13 Mei di Balai Desa Slempit ,Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik
Melalui Pelaksana Hj. Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, S.I.Kom, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik & Ketua TP Posyandu Kabupaten Gresik. Pesertim Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Kedamean.
Pendukung, Dinas Kesehatan Kab. Gresik, Puskesmas Kedamean, dan unsur PKK Kecamatan.
Katua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani ( Istri Bupati ) Menyampaikan,
Tujuan Utama
- Penguatan kapasitas kader Posyandu: Biar kader paham tugasnya dalam pendataan, penimbangan balita, pemantauan ibu hamil, dan edukasi gizi.
- Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) : Mendorong masyarakat rutin cek kesehatan, jaga kebersihan lingkungan, konsumsi makanan bergizi, dan aktif olahraga.Juga menjadi arahan langsung kepada kader tentang peran strategis posyandu pasca transformasi posyandu 6 SPM.
Jadi, Kenapa Ini Penting, Pasca kebijakan Kemenkes, Posyandu sekarang ngurus 6 Standar Pelayanan Minimal: pendidikan, kesehatan, pekerjaan sosial, perumahan, trantib, dan sosial. Jadi kader nggak cuma nimbang bayi, tapi juga harus paham deteksi stunting, KB, lansia, dan kesehatan jiwa. Kegiatan pembinaan kayak gini jadi kunci biar kader nggak bingung di lapangan,” Tambahnya.
Output yang Diharapkan, Kader Posyandu lebih aktif dan paham SOP baru.Data posyandu lebih valid untuk program penurunan stunting di Gresik.Masyarakat Kedamean lebih sadar cek kesehatan rutin di Posyandu.
Kegiatan ini adalah Uraian Kegiatan Pembinaan Teknis Posyandu. Penyampaian materi tentang tugas dan fungsi kader dalam pelayanan 6 SPM, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan sosial, perumahan, trantib, dan sosial.
Kegiatan Sosialisasi GERMAS, Penguatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih, konsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Dan juga Diskusi dan Tanya Jawab. Kader menyampaikan kendala di lapangan, seperti pencatatan data, mobilisasi balita, dan penanganan stunting, lalu diberikan solusi teknis oleh Ketua TP PKK. Juga koordinasi lintas sektor,Penekanan pentingnya sinergi antara PKK, Posyandu, Puskesmas, dan Pemerintah Desa agar program berjalan terintegrasi.
Pencapaian : Hasil yang Dicapai
- Kader Posyandu memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait transformasi Posyandu dan alur pelayanan 6 SPM.
- Meningkatnya komitmen kader untuk aktif mendata dan mendampingi keluarga sasaran, khususnya balita, ibu hamil, dan lansia.
- Terbentuknya kesepahaman antara TP PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat
Rekomendasi :
- Melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kinerja kader Posyandu pasca pembinaan.
- Memfasilitasi sarana prasarana pendukung Posyandu agar pelayanan 6 SPM dapat berjalan optimal.
- Melanjutkan kegiatan pembinaan secara rutin sebagai upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kedamean.
Wahit,SKM,M.Kes, selakuPenelaah Kebijakan kesehatan di seksi promosi kesehatan dan pemberdayaan kesehatan Dinkes gresik.Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Gresik.
“Mengatakan kepada jurnalis. create by Basuki Rahmad




