MII – Jakarta Utara – Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk ( PPAPP ) Jakarta Utara melakukan penguatan Forum Anak. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari Forum Anak tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.
“Kebijakan yang ramah anak” Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Utara, Agung Meidya Gutama mengatakan, Forum Anak merupakan wadah partisipasi anak yang sah dan diakui negara untuk terlibat dalam pembangunan serta mendorong terwujudnya kebijakan yang ramah anak.
“Melalui Forum Anak, anak-anak diberikan ruang untuk ikut menentukan arah kebijakan yang ramah anak. Namun, peran tersebut tidak akan maksimal tanpa dibekali jiwa 2P, yaitu sebagai Pelopor dan Pelapor,” ujarnya, Jimat (29/5/26).
Agung menjelaskan, sebagai pelopor, anggota Forum Anak diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Mereka didorong untuk mengajak teman sebaya menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan semangat belajar, memanfaatkan teknologi digital secara bijak, serta membangun sikap saling menghargai.
“Jadilah inspirasi yang mampu menularkan energi positif kepada anak-anak lain di Jakarta Utara sehingga semangat kebaikan dapat terus berkembang,” ajaknya.
Menurutnya, anggota Forum Anak juga memiliki peran sebagai pelapor. Peran tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perlindungan hak-hak anak dan upaya mencegah berbagai bentuk kekerasan.
Peserta Forum Anak didorong untuk berani melaporkan apabila menemukan pelanggaran hak anak, tindak kekerasan, perundungan (bullying), maupun praktik pernikahan usia dini.
“Laporkan kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti guru, orang tua, pendamping Forum Anak, maupun Pos Pengaduan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di setiap kecamatan,” ungkapnya.
Ia memaparkan, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Psikolog Inge Uli Wiswanti dan Farras Afifah Muchdiar. Mereka memberikan pemahaman mengenai komunikasi yang efektif, cara menyampaikan aspirasi, serta mekanisme pelaporan yang aman dan tepat.
Agung mengajak para pendamping untuk terus mendukung keberadaan Forum Anak di wilayah masing-masing agar dapat menjadi ruang tumbuh yang positif, aman, dan inklusif bagi anak-anak.
“Saya berharap peserta Forum Anak terus berkarya, menginspirasi, dan menjadi pelindung bagi teman-teman sebayanya,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta dari Forum Anak tingkat kelurahan, Tikva (16), mengaku memperoleh banyak pengetahuan dan wawasan baru dari kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan narasumber mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak ilmu baru yang saya dapatkan hari ini, terutama tentang cara mengenali dan menangani kekerasan terhadap anak. Narasumbernya juga sangat menginspirasi,” tandasnya. create by Ahmad Catur NBU




