MII – Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengajak komunitas ojek online ( ojol ) menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas guna menekan tingginya angka kecelakaan jalan raya di Indonesia.
Dalam audensi dengan perwakilan ojol Jabodetabek di gedung NTMC Polri, Jakarta Rabu (3/6/26), Kakorlantas mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 158 ribu kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai hampir 24.500 orang. Sebanyak 65 persen korban berasal dari pengguna kendaraan roda dua.
“Oleh sebab itu kami tidak mau satu pun keluarga besar ojol menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Kakorlantas. Ia meminta para pengemudi ojol untuk menjadi contoh di jalan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari pelanggaran seperti melawan arus.
Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran penting karena berada di jalan setiap hari dan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Kakorlantas juga menegaskan bahwa target utama Polri bukan memperbanyak penindakan, melainkan membangun kesadaran masyarakat agar patuh terhadap aturan lalu lintas.
“Kami bangga kalau masyarakat tertib. Kami bangga kalau bisa bersilaturahmi dan berkomunikasi sehingga tidak ada lagi pelanggaran maupun kecelakaan,” ujarnya.
Melalui program Polantas Menyapa, Polri berharap komunitas ojol dapat menjadi pelopor keselamatan dan duta ketertiban berlalu lintas di tengah masyarakat. create by Yulianto




