MII – Bogor – Pencairan bansos Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) susulan untuk tahap kedua periode April Mei Juni 2026 sudah tersalurkan melalui Bank BNI. “Kemarin ini cair di Bank Mandiri dan juga disusul oleh Bank BRI dan hari ini alhamdulillah Bank BNI pun menyusul,” ungkap kanal Pendamping PKH.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) BPNT atau Program Keluarga Harapan ( PKH ) yang sudah berstatus standing instruction (SI) atau berhasil cek rekening pada Mei hingga awal Juni.
Selain itu, KPM BPNT Murni yang tervalidasi menjadi penerima baru PKH segera melakukan pengecekan Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ).
Bagi KPM yang belum menerima pencairan dari bulan Mei hingga awal Juni dipastikan masuk kriteria exclude atau dihapus dari penerima bansos tahap kedua. Oleh karenanya, KPM harus berkomunikasi dengan pendamping sebelum melakukan pengecekan, jika saldo tidak masuk atau tidak cair.
Pendamping sosial dapat melakukan pengecekan secara mendetail di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) untuk melihat status kepesertaan dan riwayat bansos.
Pencairan 4 Bansos Diperpanjang, Hingga bulan Juni 2026 ini, 4 bansos disebut – sebut akan diperpanjang, termasuk bantuan tambahan Program Indonesia Pintar ( PIP ) untuk bantuan jenjang SD, SMP, dan SMA.
KPM harus melakukan pengecekan kartu KKS secara berkala karena penyaluran bantuan dilakukan di bulan Mei sampai Juni dan masih banyak KPM yang belum mengambil bantuan
Pemerintah juga masih menyalurkan bansos PKH reguler ke KKS masing-masing dan melalui PT Pos Indonesia bagi KPM yang berada di daerah terluar terdepan tertinggal (3T). enyaluran bansos PKH tahap kedua tahun 2026 hingga bulan Juni akan terus disalurkan sampai memenuhi kuota.
Bansos BPNT juga terus disalurkan kepada yang berhak, tidak sedikit KPM yang belum mengecek atau belum mencairkan bantuan sehingga proses transaksi sampai dengan awal Juni. Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng juga masih terus dilakukan karena masih terpantau kurang lebih 20% KPM di seluruh Indonesia belum menerima bansos pangan. create by Gunawan Suhendar




