MII – Surabaya – Unit Reskrim Polsek Genteng tengah melakukan penyelidikan kasus penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng, Surabaya yang menimpa perempuan berinisial W, asal Pabean Cantikan. Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya mengatakan, penyelidikan hingga kini masih berjalan. Pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian, menghimpun keterangan saksi, dan CCTV yang ada di sekitar lokasi.
“Iya ( korban jambret ). Barang yang hilang tas berisi dompet,” katanya ketika dikonfirmasi lewat pesan singkat, Kamis 4 Juni 2026. Hingga kini, korban belum bisa dimintai keterangan oleh polisi. Sebab, kondisinya masih kritis di RSUD dr. Soetomo. “Kondisinya masih kritis. Nanti tunggu info lebih lanjut ya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemotor perempuan berseragam batik Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ) tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng. Perempuan memakai baju batik korpri warna biru, jaket putih, celana panjang kain warna hitam dan berkerudung hitam itu tergeletak tak sadar diri di belakang Grand City Mal. Dia diduga sebagai korban penjambretan dan berakhir kecelakaan pada Selasa 2 Juni 2026 petang. Informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh anggota BPBD Surabaya sudah tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng belakang Grand City Mal sekitar pukul 17.35.Kondisi korban tidak sadar diduga akibat luka benturan keras di kepala.
Tim medis dan pihak kepolisian yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi. Tim Medis langsung melakukan penanganan awal dan membawa korban ke RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans PMI Kota Surabaya. Saat ditemukan korban tidak membawa identitas karena di lokasi hanya menyisakan tali tas putus dan motor Honda Beat hitam nomor polisi L 2864 CBI yang dikendarai korban. Sesampainya di rumah sakit petugas sempat mengalami kendala.
Indentitas pasien untuk proses pendaftaran rumah sakit agar korban segera mendapatkan perawatan itu tidak ditemukan. Namun berkat koordinasi Command Center 112, polisi, Satpol PP, serta relawan, korban teridentifikasi dan pihak keluarga korban berhasil dihubungi.
Salah satu penjual soto sekitar lokasi Luluk (32) mengatakan sempat melihat ada keramaian anggota BPBD di Jalan Kusuma Bangsa, tepatnya di tikungan belakang Grand City Mal sekitar pukul 18.00. Mereka terlihat menolong orang dan sebagian duduk-duduk. “Kemarin waktu aku melintas dari rumah mau kerja ke warung lihat ada mas-mas baju oranye nolong orang di tikungan itu. Gak tau korban jambret apa kecelakaan biasa,” katanya, Kamis 4 Juni 2026. create by Abdul Ghofar




