MII – Bogor – Semangat membangun Kabupaten Bogor melalui gagasan dan gerakan intelektual kembali ditegaskan oleh Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Bertepatan dengan peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 dan Hari Jadi Bogor ( HJB ) ke – 544, organisasi kepemudaan tersebut resmi meluncurkan buku berjudul “Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa”.
Peluncuran buku yang berlangsung dalam rangkaian Simposium Kebangsaan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofik.
Buku tersebut lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar dan kontribusi nyata bagi daerah tidak dapat dipisahkan dari tradisi berpikir kritis, kajian ilmiah, serta kemampuan pemuda dalam menawarkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Wamenko Pangan: Pemuda Harus Menjadi Motor Gagasan Kebangsaan Dalam sambutannya, Hanif Faisol Nurofik menegaskan bahwa peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, memperkuat analisis, serta membangun tanggung jawab kebangsaan di kalangan generasi muda.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Simposium Kebangsaan yang dinilai mampu menghadirkan forum diskusi berbasis kajian mendalam. Kehadiran buku “Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa” juga dianggap sebagai sarana penting untuk mendokumentasikan sekaligus mengkomunikasikan ide-ide konstruktif yang lahir dari kalangan pemuda.
“Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 bukan sekadar perayaan organisasi. Ini merupakan ruang konsolidasi gagasan. Simposium Kebangsaan yang digelar hari ini menghadirkan diskusi yang dibangun di atas analisis dan kajian yang mendalam. Kehadiran buku ini menjadi wadah komunikasi gagasan bagi para pemuda,” ujar Hanif dalam acara yang digelar pada Jumat, 5 Juni 2026.
Tak Ingin Berhenti di Buku, Pemuda Muhammadiyah Siapkan Agenda Aksi Peluncuran buku tersebut tidak dimaksudkan sebagai akhir dari proses intelektual. Sebaliknya, karya itu menjadi titik awal untuk mewujudkan berbagai gagasan menjadi program konkret yang dapat dirasakan masyarakat.
Salah satu tim penulis buku yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kemitraan Strategis Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Restu Kurniawan Wibawa menegaskan, organisasinya akan segera melakukan konsolidasi internal pasca-peluncuran buku.
Menurut Restu, seluruh gagasan yang telah dirumuskan dalam buku tersebut harus ditindaklanjuti melalui langkah-langkah strategis yang terukur dan berkelanjutan.
“Buku ini tidak boleh berhenti sebagai kumpulan konsep dan gagasan di atas kertas. Setelah peluncuran ini, kami akan melakukan konsolidasi internal dan menyusun berbagai langkah strategis agar ide-ide yang tertuang di dalamnya dapat diwujudkan secara nyata di tengah masyarakat,” kata Restu.
Kolaborasi dengan Pemerintah Siap Kawal Program Asta Cita Presiden
Selain menjadi wadah pemikiran bagi generasi muda, peluncuran buku ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor dan pemerintah pusat.
Sinergi yang terbangun dalam forum tersebut disebut akan terus berlanjut melalui berbagai program kerja bersama, khususnya dalam mendukung implementasi program strategis nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen kolaboratif ini diharapkan, dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Dari Gagasan Menuju Perubahan Nyata Peluncuran buku “Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa” menjadi penanda bahwa peran pemuda tidak hanya sebatas mengkritisi keadaan, tetapi juga menawarkan solusi dan arah perubahan.
Melalui karya tersebut, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam menata masa depan daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dengan semangat Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah dan Hari Jadi Bogor ke-544, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk menjadikan gagasan sebagai fondasi gerakan, sekaligus menjadikan aksi sebagai bukti nyata pengabdian kepada masyarakat dan bangsa. create by Gunawan Suhendar




