MII – Bogor – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kabupaten Bogor. Kali ini, pelaku beraksi pada siang hari di kawasan Lebakwangi, Kecamatan Parung, Selasa, 10 Juni 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan menimpa seorang pemilik salon yang kehilangan sepeda motor Yamaha NMax miliknya.

Yang mengejutkan, aksi pencurian itu terjadi saat aktivitas masyarakat masih berlangsung normal di sekitar lokasi. Korban diketahui sempat berusaha mempertahankan kendaraannya ketika pelaku mencoba membawa kabur motor tersebut. Aksi tarik-menarik antara korban dan pelaku pun tidak terhindarkan. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka-luka akibat berusaha menggagalkan pencurian.

Meski sempat mendapat perlawanan, pelaku akhirnya berhasil menguasai kendaraan dan melarikan diri dari lokasi. Saat berusaha kabur, pelaku dikabarkan sempat menabrak pohon hingga pelat nomor kendaraan terlepas. Namun kondisi tersebut tidak menghentikan aksinya. Pelaku tetap berhasil melarikan diri bersama sepeda motor milik korban.

Tidak hanya kehilangan kendaraan, korban juga harus merelakan sejumlah barang berharga yang berada di dalam motor. Di dalam kendaraan tersebut terdapat identitas diri milik korban serta uang tunai sekitar Rp2 juta yang ikut terbawa pelaku. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas.

Terlebih, pelaku kini tidak lagi hanya beraksi pada malam hari atau di lokasi sepi, tetapi juga berani melakukan pencurian di siang bolong. Warga diimbau untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, dan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan. Kasus pencurian ini kini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di tengah aktivitas masyarakat yang masih cukup ramai.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan mengembalikan rasa aman di lingkungan sekitar. Dengan modus yang semakin nekat, kewaspadaan menjadi langkah penting agar tidak menjadi korban berikutnya. create by Gunawan Suhendar