MII – Surabaya – Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Elly Sri Rahayu masih berusaha tegar. Perempuan asal Tulungagung itu tak kuasa menyembunyikan kesedihan saat mengenang adiknya, Ari Sukoco (39), yang diduga menjadi salah satu korban dalam musibah tersebut. Di sela – sela penantian kabar pasti tentang adiknya di RS Bhayangkara Polda Jatim, Elly mengaku ada satu hal yang terus terngiang di benaknya.
Sekitar sebulan sebelum tragedi terjadi, ia merasakan sebuah firasat yang hingga kini sulit dilupakan. Sebagai seorang Kristiani, Elly menyadari apa yang dirasakannya merupakan keyakinan pribadi. Namun bayangan itu terus muncul dalam ingatannya setelah kabar duka datang. “Saya enggak tahu juga ya itu benar apa enggak, tapi yang pasti waktu itu saya seperti melihat dia digendong sama Tuhan. Jadi saya cuma berpikir ya saya doakan aja yang positif,” katanya, Senin, 3, Agustus 2026.
Ia memilih tidak larut dalam penyesalan. Baginya, doa menjadi satu-satunya cara untuk menguatkan hati, sembari menerima apapun yang menjadi kehendak Tuhan dalam keyakinannya. “Mungkin Tuhan lebih cinta dan sayang sama dia. Itu aja saya pikirnya, positif aja,” imbuhnya. Sari Sukoco selama ini dikenal sebagai sopir angkutan barang antarpulau. Pekerjaannya membuat komunikasi dengan keluarga tidak terlalu sering terjalin. Bahkan, menurut Elly, mereka biasanya hanya berkumpul saat momen besar seperti Natal atau Lebaran. “Dia sering keliling Indonesia kirim barang. Kalau ditelepon kadang di tengah laut, susah sinyal,” lanjutnya.
Meski jarang berkomunikasi, kedekatan mereka sebagai keluarga tetap terjaga. Elly mengenang Sukoco sebagai sosok pekerja keras yang memikul tanggung jawab terhadap keluarga besarnya. Saat menceritakan sosok sang adik, suara Elly mulai bergetar. Air matanya tak lagi bisa dibendung. “Dia orangnya bertanggung jawab. Dia cinta sama keluarga besar. Apalagi sama ponakan-ponakan. Dia orangnya enggak pelit. Sama ponakan itu pemberi,” kenangnya.
Sukoco merupakan anak bungsu di keluarganya dan hingga kini belum menikah. Di mata keluarga, ia bukan hanya sosok pekerja keras, tetapi juga adik yang selalu membawa kehangatan setiap kali pulang ke kampung halaman. create by Abdul Ghofar




