MII – Lamongan – Seorang siswa SD berinisial NM, warga Dusun Kruwul RT 3, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, menjalani perawatan di IGD Puskesmas Turi setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis ( MBG ), Pasien sebelumnya mengonsumsi menu bakso ikan yang merupakan bagian dari program MBG. Makanan tersebut dibawa pulang dan dimakan di rumah.

Kepala Puskesmas Turi drg Poeji Hariyani membenarkan adanya pasien asal Desa Sukoanyar yang menjalani perawatan di IGD. “Pasien mengalami gejala demam tinggi. Koordinator kecamatan SPPG juga hadir ke Puskesmas. Awalnya makanan bakso tersebut dibawa pulang untuk dimakan di rumah,” jelas drg Poeji, Sabtu 8 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium, pasien dinyatakan menderita demam tifoid ( tipes ). “Dari pemeriksaan medis mengarah gejala tipes. Hasil lab detailnya tadi baru keluar, pasien terkonfirmasi penyakit tipes,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab keluhan pasien dan tetap mengedepankan hasil pemeriksaan medis. “Hal ini kami sampaikan agar masyarakat tidak berspekulasi yang merugikan salah satu pihak, tetapi obyektif berdasarkan fakta hasil pemeriksaan medis,” pungkas drg Poeji. Sebelumnya, warga menyebut pasien mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG berupa bakso ikan.

“Anak makan siang di sekolahan menu bakso ikan pada Jumat (7/8/26) kemarin. Usai pulang sekolah dan saat di rumah nangis, pusing, muntah – muntah, berak, sesak. Ini baru dibawa ke Puskesmas Turi,” ujar seorang warga. Warga lain juga menyebut menu tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) di Dusun Wudi, Desa Sukoanyar, “SPPG Wudi, lebih jelasnya saya tidak mengerti. Bakso dari MBG dimakan di rumah. Yang dimakan di sekolah aman,” kata warga. create by Basuki Rahmad