MII – Fakfak – Tim Cegah Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat Densus 88 Anti Teror Polri sukses menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di MAN Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menargetkan penguatan ketahanan ideologi pelajar di tengah gempuran ancaman era digital. 

Dimulai pada pukul 13.30 WIT, acara edukatif ini dihadiri oleh sekitar 500 siswa-siswi dari kelas 10, 11, dan 12. Kehadiran ratusan pelajar ini menjadi bukti nyata antusiasme generasi muda di Fakfak untuk memperkuat rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak dini.

Dua personel Satgaswil Papua Barat, Briptu Iqro Anggi dan Briptu Syamsul Rizal, hadir sebagai pemateri utama. Jalannya acara juga didampingi langsung oleh pihak sekolah, di antaranya Guru Kesiswaan Siti Fatimau, S.Pd., dan Guru Aqidah Akhlak Jabar, S.Pd.

Tangkal Bahaya IRET dan Ancaman Modern

Sosialisasi ini dirancang sebagai langkah preventif untuk membentengi lingkungan pendidikan dari bahaya paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET). Selain materi konvensional, para siswa juga dibekali edukasi mengenai ancaman modern, termasuk bahaya kekerasan non-verbal (Non-Verbal Extremism/Terrorist Content and Online Campaign atau NVE/TCC) yang marak tersebar di media sosial.

“Kegiatan ini sangat strategis untuk membangun sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan pelajar. Kita ingin menciptakan lingkungan sekolah di Papua Barat yang aman, damai, serta menjunjung tinggi toleransi,” ujar Briptu Iqro. 

Melalui kegiatan ini, MAN Kabupaten Fakfak diharapkan mampu menjadi pelopor sekolah toleran yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan setia pada Pancasila. create by Wiliam