MII – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potensi sumber daya air di Indonesia yang dinilai sangat melimpah, bahkan berlebih jika tidak dikelola dengan baik. Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden memberikan taklimat di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, ia membandingkan kondisi curah hujan di Indonesia dengan negara lain. Sebagai contoh, Prabowo menyebut wilayah Bogor yang dikenal memiliki intensitas hujan tinggi. “Di Bogor, hujan satu hari bisa setara dengan curah hujan satu tahun di Australia Barat,” ujarnya.
Pernyataan ini menjadi gambaran betapa besarnya potensi air yang dimiliki Indonesia. Namun di sisi lain, hal tersebut juga menjadi tantangan tersendiri jika tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik.
Menurut Prabowo, kekayaan sumber daya air seharusnya menjadi kekuatan besar bagi Indonesia, baik untuk sektor pertanian, energi, maupun kebutuhan dasar masyarakat. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, potensi tersebut justru bisa menimbulkan masalah seperti banjir hingga pemborosan sumber daya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya strategi pengelolaan air yang terintegrasi agar kekayaan alam tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pernyataan Presiden ini sekaligus mengingatkan bahwa Indonesia tidak kekurangan air, melainkan perlu meningkatkan tata kelola agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat. create By Yulianto




