MII – Bogor – Kabupaten Sukabumi, diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,7 pada Minggu malam, 17 Mei 2026, pukul 22.15 WIB. Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Sukabumi hingga Bogor.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ), episenter gempa berada di laut pada koordinat 7,53 Lintang Selatan dan 106,72 Bujur Timur, sekitar 63 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 28 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif bawah laut.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujarnya.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Palabuhanratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Ciwidey, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, hingga Bogor dengan skala intensitas II MMI.

Pada skala ini, getaran dirasakan beberapa orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang. Sementara itu, wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, dan Jampang Kulon merasakan gempa dengan intensitas III MMI. Getaran pada skala tersebut dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar melintas.

Hingga pukul 22.42 WIB, BMKG menyatakan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. BMKG meminta warga memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG. create by Gunawan Suhendar