MII – Cianjur – Para siswa Komando angkatan ke – 49 dituntut memiliki fisik tangguh, mental baja, hingga daya juang tinggi sebagai bekal menghadapi berbagai penugasan di masa mendatang. Untuk membentuk karakter tersebut, mereka digembleng melalui serangkaian materi latihan ‘How to Fight ( HTF )’ di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Melansir siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara ( Dispenau ) yang dikutip Jumat (22/5/26), HTF merupakan materi inti dalam tahap pendidikan pertempuran gunung hutan yang berfokus pada teknik dan taktik bertarung di medan hutan.
Siswa Komando angkatan ke – 49 menjalani latihan ‘How to Fight’ dengan materi titian dua tali. Latihan tersebut tidak hanya mengasah keterampilan tempur, tetapi juga menuntut ketepatan bertindak, fokus, serta ketahanan mental di tengah medan berat serta berbagai keterbatasan.
Dalam pelaksanaannya, para siswa menempuh jarak 12 kilometer sambil melewati sejumlah rintangan tempur, di antaranya jaring pendarat, lempar granat, titian dua tali, peluncuran, rayap tambang, dopper, hingga lempar pisau. Komandan Wing Pendidikan ( Danwingdik ) 800/Pasgat Yosafat Soelya yang meninjau langsung pelaksanaan HTF menegaskan bahwa latihan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter prajurit Komando yang militan dan profesional. “HTF ini adalah ujian sesungguhnya. Di sinilah mental baja, ketahanan fisik, dan naluri tempur diasah. Tidak ada ruang untuk ragu apalagi menyerah,” tegas Yosafat. create by Dayan Sihombing




