MII – Jakarta Pusat – Peringatan World Bicycle Day 2026 dinilai menjadi momentum penting bagi para pengambil kebijakan mendorong penggunaan sepeda sebagai moda transportasi alternatif. Selain ramah lingkungan, sepeda juga menjadi solusi berbagai persoalan perkotaan, mulai dari polusi, krisis energi, masalah kesehatan masyarakat, hingga kemacetan lalu lintas dan beban ekonomi negara.

Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia, Hendro Subroto mengatakan, tema ‘Cycling for a Greener Future’ yang diusung pada World Bicycle Day 2026 mencerminkan semangat mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“salah satu jawaban,” Menurut Hendro, penggunaan sepeda juga dapat diintegrasikan dengan transportasi umum. Sepeda dan aktivitas berjalan kaki dapat berfungsi sebagai feeder yang mendukung sistem transportasi terintegrasi. “Bike to Work merupakan salah satu jawaban atas krisis energi dan ekonomi yang tengah dihadapi. Meskipun ada yang menganggap krisis itu tidak lagi ada, kenyataannya tantangan tersebut masih nyata,” ujar Hendro, Rabu (3/6/26).

Hendro menjelaskan, budaya bersepeda merupakan cerminan masyarakat modern yang cerdas dan memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan. Ia menilai, masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bumi tidak akan membiarkan budaya bersepeda menghilang. Hendro juga mengingatkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang terus dieksploitasi dan menghasilkan polusi udara maupun suara. Ditambahkan Hendro, kondisi tersebut menunjukkan kurangnya keberanian berinovasi dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Sudah seharusnya para pengambil kebijakan berpihak pada mobilitas berkelanjutan. Jika kendaraan listrik mendapatkan berbagai insentif, sepeda yang jelas-jelas nol emisi hingga kini masih banyak bergantung pada kesadaran sukarela masyarakat. Akan sangat baik jika perusahaan memberikan insentif, bonus, atau penghargaan bagi karyawan yang berangkat kerja dengan bersepeda,” jelasnya. B2W Indonesia, sambung Hendro, terus mendorong para pemangku kepentingan memberikan perhatian lebih kepada pesepeda agar minat masyarakat terhadap mobilitas ramah lingkungan semakin meningkat.

Dalam rangka memperingati World Bicycle Day 2026, B2W Indonesia menggelar kegiatan bersepeda bersama pada Rabu (3/6/26). Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB dengan titik kumpul di Selasar FX Sudirman, Jakarta Pusat, dan berakhir pukul 08.00 WIB. Para peserta menempuh rute mengelilingi kawasan Senayan melalui jalur sepeda yang tersedia.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Presiden Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari; Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin; perwakilan pejabat Pemkot Jakarta Selatan; Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin; Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia ( MTI ) Jakarta, Yusa Cahya Permana; serta perwakilan pejabat Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan RI. create by Ahmad Catur NBU