MII – Jakarta Timur – Sebanyak delapan personel Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air ( SDA ) Kecamatan Makasar, Jakarta Timur dikerahkan untuk mengeruk saluran penghubung ( Phb ) di Jalan Bentengan atau Jembatan Tiga Sekawan, RT 01/01, Kelurahan Makasar.
“Progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 20 persen” Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Makasar, Nurdin mengatakan, pengerukan dilakukan sepanjang 150 meter dengan ketebalan sedimen lumpur dan sampah mencapai 20 hingga 30 sentimeter.
Menurutnya, pengerukan dilakukan untuk mengembalikan kapasitas saluran agar aliran air dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan genangan saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. “Pengerukan saluran berkedalaman sekitar dua meter ini dilakukan secara manual,” ujarnya, Selasa (9/6/26).
Nurdin menjelaskan, untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pasukan Biru menggunakan berbagai peralatan pendukung, antara lain empat cangkul, dua pengki, dua linggis, serta 1.500 karung untuk mengangkut sedimen yang berhasil diangkat dari dalam saluran.
Nurdin menambahkan, pengerjaan sudah dimulai sejak 8 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 12 Juni mendatang. “Hingga saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 20 persen. Hasil pembersihan sedimen dibuang ke dumping site Kanal Banjir Timur di kawasan Rawa Bebek, Cakung,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Wagiyo (54) mengapresiasi respons cepat jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Makasar dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. “Sedimen yang menumpuk selama ini menyebabkan aliran air tidak lancar dan kerap memicu genangan saat hujan deras. Semoga setelah dikeruk saluran kembali lancar dan tidak ada genangan saat hujan,” tandasnya. create by Rhmad Tri Handoko




