MII – Bogor – Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan (Unpak) kembali menjadi penyelenggara Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diadakan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) pimpinan Prof Otto Hasibuan, di ruang auditorium lantai tiga, Sabtu (14/12/2024).

Adapun UPA gelombang kedua ini diikuti 43 orang peserta dan 14 orang di antaranya berasal dari luar PKPA Unpak.

Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Advokat Muda pada Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Rusmin Wijaya, mengatakan bahwa UPA gelombang kedua ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya.

“UPA digelar satu tahun dua kali. Berlangsung pada Juni dan Desember, “ ujarnya ditemui di lantai 3 gedung Sekolah Pascasarjana Unpak. UPA gelombang kedua diikuti peserta PKPA angkatan ketiga dan keempat.

“Namun ada juga angkatan pertama dan kedua yang belum ikut. Termasuk yang belum lulus pada UPA sebelumnya, bisa ikut kembali,“ sebutnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kota Bogor, Adi Atmaka mengungkapkan, Sekolah Pascasarjana Unpak, khususnya Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum akan terus dipercaya menggelar UPA dan PKPA.

“Akan terus berlanjut karena melihat animo dari sarjana hukum yang terus meningkat untuk menjadi advokat,” tambahnya.

Adi menambahkan, untuk PKPA angkatan kelima akan berlangsung pada awal 2025. Yakni direncanakan 1-28 Februari mendatang. “Jadi dilakukan sebelum bulan puasa. Pendaftaran nanti akan kami buka,” ucapnya.

Sementara Ketua Prodi Ilmu Hukum Sekolah Pascasarjana Unpak, Iwan Darmawan menjelaskan penyelenggaraan PKPA dan UPA juga menjadi sarana bagi Sekolah Pascasarjana Unpak, khususnya prodi ilmu hukum sebagai media promosi bagi para peserta.

“Ini bisa menjembatani bagi alumni Fakultas Hukum Unpak jika PKPA dan UPA ada di sini. Sekalian jika mereka berminat menempuh S2 Ilmu Hukum, tak perlu jauh – jauh lagi karena di sini juga ada,” tuturnya.create by Gunawan Suhendar