MII – Surabaya – Direktorat Reserse Siber ( Ditressiber ) Polda Jatim menyebut korban penipuan modus arisan online, yang dilakukan tersangka Joiss Nydia Khaliza (27) asal Sumertakelod, Denpasar Timur, Bali berjumlah ratusan orang. Direktur Reserse Siber ( Dirressiber ) Polda Jatim Kombespol Bimo Ariyanto mengatakan tersangka telah beraksi sejak tahun 2025. Berdasar pendataan sementara, ada 140 korban. Mereka tersebar di 18 wilayah Indonesia.

“Berdasarkan pendalaman dan analisa sementara terdapat 140 orang korban arisan online. Kami baru melakukan pemeriksaan 4 korban dengan modus yang sama, baik di wilayah Jawa Timur maupun luar Jawa Timur, dengan total kerugian Rp 1,12,” katanya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Sedangkan, menurut hasil pendalaman transaksi keuangan arisan, tersangka mulai Juni 2025 hingga Juli 2026, total nilai transaksi mencapai Rp 71 miliar. Saat ini, polisi tengah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan aset. “Ditressiber membentuk tim penelusuran asset terkait tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka JNK dan jaringannya. Kami juga membuka hotline pengaduan arisan online dengan nomor 08811043007,” pungkasnya.

Berikut korban arisan online Joiss Nydia Khaliza dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Riau, Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bali, dan Papua.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Siber ( Ditressiber ) Polda Jatim terus melakukan pendalaman arisan online bodong, setelah menetapkan Joiss Nydia Khaliza (27) asal Sumertakelod, Denpasar Timur, Bali sebagai tersangka. Direktur Reserse Siber ( Dirressiber ) Polda Jatim Kombespol Bimo Ariyanto mengatakan, modus yang digunakan tersangka adalah mempromosikan programnya melalui Instagram, dan memberikan berbagai label agar korbannya yakin.

“Dalam promosi tersebut, yang bersangkutan mencantumkan berbagai keterangan mengenai keamanan, kepercayaan, dan legalitas arisan, seperti 100 persen bersertifikasi, arisan paling aman, terpercaya dan konsisten, owner manah, dan testimoni real,” katanya, Rabu, 12 Agustus 2026. create by Abdul Ghofar