MII – Karanganyar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya strategi terintegrasi untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari pemenuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diarahkan pada kolaborasi lintas sektor, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi wilayah kunci dalam penanganan TBC secara nasional.
“Saya dengan Wamenkes juga bukan mengesampingkan provinsi lain, tetapi akan fokus di Pulau Jawa,” ujar Wiyagus dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Provinsi Jawa Tengah di Hotel Anaya Azana, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, percepatan eliminasi TBC perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penemuan kasus, penanganan, hingga pencegahan penularan. Pemerintah juga mendorong pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di daerah serta pengembangan gerakan Desa Siaga TBC dengan melibatkan pilar desa dan kader masyarakat.
Dalam upaya memutus rantai penularan, Wiyagus menekankan pentingnya penelusuran kontak erat penderita dan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT). Ia pun akan memantau secara berkala progres pemberian TPT untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.
“Nanti saya per minggu, per dua minggu saya pimpin langsung atau satu bulan saya hanya ngecek progres pemberian TPT saja kepada kontak erat,” jelasnya.
Di sisi lain, Wiyagus mengapresiasi komitmen pemerintah daerah (Pemda), termasuk dalam penyusunan dokumen rencana aksi untuk mendukung percepatan eliminasi TBC. Ia berharap sinergi lintas sektor terus terjaga sehingga berbagai langkah yang telah disiapkan dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
“Kita akan terus bekerja karena ini amanah konstitusi dan mimpi besar dari Bapak Presiden untuk mengeliminasi posisi kita di peringkat kedua dunia TB,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang mewakili Gubernur Jawa Tengah; Bupati Karanganyar Rober Christanto; Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Elfin Elyas; serta jajaran kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota. create by Dony Badak




