MII – Lamongan – Jumlah cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Lamongan mendadak meledak hingga mencapai 49 cabor pada tahun 2026 ini. Lonjakan drastis dari yang semula hanya 29 cabor di tahun 2022 ini memicu tantangan besar bagi kepengurusan baru dalam mempertahankan kualitas prestasi atlet.
Ketua Umum KONI Lamongan periode 2022-2026, Hery Pranoto, mengungkapkan bahwa 47 cabor kini tengah digembleng untuk diterjunkan langsung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov X) Jawa Timur 2027 di Surabaya. Beberapa cabor debutan baru seperti dayung, tinju, tango (dancesport), hingga ORADO (domino) dipastikan ikut ambil bagian.
Namun, di balik optimisme ekspansi ini, muncul tantangan krusial mengenai konsistensi pembinaan. Sejumlah pihak mempertanyakan apakah penambahan kuantitas cabor baru ini akan dibarengi dengan peningkatan kualitas pelatih dan fasilitas, atau justru mengaburkan fokus cabor-cabor unggulan yang sebelumnya sukses menyabet juara umum, seperti petanque, tarung drajat, dan catur.
Merespons dinamika tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) yang hadir dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Pendopo Lokatantra, Rabu 14 Oktober 2026, menegaskan dukungan penuh pemerintah. Menurutnya, potensi besar dari cabor-cabor baru ini justru harus menjadi pelecut gairah olahraga masyarakat.
Menjawab tantangan besar tersebut, Ketua Umum KONI Lamongan terpilih masa bakti 2026–2030, Munif Syarif, langsung memasang badan. Ia berjanji akan meredam ego sektoral dan menuntut komitmen kerja bersama demi membuktikan bahwa ledakan jumlah cabor ini akan linier dengan panen medali emas di Porprov 2027 mendatang. create by Sukron




