MII – Jakarta Selatan – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jalan Aselih Raya, RT 08/01, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Pemberdayaan ekonomi”
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penyelesaian pembangunan sarana fisik hingga 100 persen sekaligus mengevaluasi kesiapan operasional koperasi agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sekretaris Utama BP BUMN, Wahyu Kuncoro, mengatakan kegiatan monitoring ini menjadi langkah penting untuk memastikan program pemerintah pusat dapat diimplementasikan secara optimal hingga tingkat kelurahan.

“Kunjungan monitoring ini menjadi langkah krusial dalam menyelaraskan visi pemerintah pusat dengan eksekusi di tingkat desa dan kelurahan. KDKMP diproyeksikan menjadi tulang punggung rantai pasok lokal, pusat distribusi pangan, serta wadah pemberdayaan ekonomi warga setempat,” ujarnya, Kamis (15/10/26).

Wahyu menjelaskan, dalam kunjungan tersebut, pihaknya bersama unsur terkait memeriksa dua aspek utama, yakni kesiapan infrastruktur fisik yang mencakup bangunan dan fasilitas penunjang serta kesiapan sistem manajemen operasional.

Menurutnya, pembangunan koperasi tidak cukup hanya diselesaikan secara fisik. Kesiapan pengelolaan dan pelayanan juga menjadi faktor penting agar keberadaan koperasi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin KDKMP tidak hanya selesai dibangun secara fisik, tetapi juga langsung beroperasi, memberikan pelayanan, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan, Djaharuddin menambahkan, tiga gerai Koperasi Merah Putih di wilayah Jakarta Selatan sudah dibangun dan beroperasi sesuai standar.

Ketiga gerai tersebut berada di Kelurahan Cipedak, Bintaro, dan Petukangan Utara.

“Untuk mendukung kelancaran operasional dan menjaga ketersediaan stok barang, kami berkoordinasi dengan PT Agrinas dan BUMN lainnya dalam distribusi kebutuhan koperasi. Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar gerai juga dilibatkan guna memperkuat perekonomian lokal,” bebernya.

Djaharuddin berharap, keberadaan koperasi dapat terus berkembang dan menjangkau seluruh kelurahan di Jakarta Selatan sebagai bagian dari upaya menyukseskan program prioritas Presiden.

“Kami sebagai pembina berharap keberadaan koperasi ini dapat terus berkembang dan berjalan di seluruh kelurahan untuk menyukseskan program prioritas Presiden. Diharapkan pula agar stok barang dapat memberikan porsi dan perhatian khusus bagi produk-produk UMKM lokal setempat,” tandasnya. create by Rahmat Tri Handoko