MII – Gresik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menaburkan serbuk kayu di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, dekat Masjid Agung Kebomas, untuk mengatasi aspal licin akibat tumpahan stearin dari kecelakaan truk tangki sehari sebelumnya setelah sejumlah pengendara motor kembali tergelincir, Selasa 20 Oktober 2026.

Permukaan jalan tersebut masih licin setelah kecelakaan truk tangki bermuatan stearin atau bahan baku sabun pada Senin 19 Oktober 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menaburkan serbuk kayu di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, dekat Masjid Agung Kebomas, untuk mengatasi aspal licin akibat tumpahan stearin dari kecelakaan truk tangki sehari sebelumnya setelah sejumlah pengendara motor kembali tergelincir, Selasa 20 Oktober 2026.

Permukaan jalan tersebut masih licin setelah kecelakaan truk tangki bermuatan stearin atau bahan baku sabun pada Senin 19 Oktober 2026. Purnomo terjatuh ke sisi kanan setelah kendaraan di depannya melakukan pengereman mendadak. “Tadi dari arah depan saya ada kendaraan mendadak rem. Jalannya licin, ban langsung selip. Tapi saya hanya lecet,” katanya.

Merespons kondisi tersebut, Satlantas Polres Gresik kembali melakukan penanganan dengan menaburkan serbuk kayu di permukaan aspal yang masih licin. Petugas juga memasang rambu imbauan agar pengendara meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi lokasi bekas kecelakaan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Gresik AKP M Hariyazie Syakhranie menjelaskan, pembersihan telah dilakukan setelah proses evakuasi truk tangki selesai. “Pasca evakuasi truk, sudah dilakukan pembersihan. Namun masih ada sisa-sisa bahan yang cukup licin,” ujar Hariyazie

Menurutnya, upaya pembersihan akan terus dilakukan hingga sisa material stearin benar-benar hilang dari permukaan jalan. Proses tersebut membutuhkan waktu karena volume cairan stearin yang tumpah akibat kecelakaan mencapai 2.000 liter. Hariyazie mengimbau pengendara mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan tersebut untuk menghindari risiko tergelincir. “Kami mengimbau agar memperlambat laju kendaraan. Atau bisa menggunakan akses jalur lain untuk sementara waktu,” ucapnya.

Sebelumnya, kecelakaan truk tangki bernomor polisi L 9112 UY terjadi setelah sopir mengaku berusaha menghindari pengendara sepeda motor yang menerobos lampu lalu lintas. Sopir kemudian membanting setir ke kiri hingga truk tangki kehilangan keseimbangan dan oleng. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut. “Barang bukti sudah kami amankan guna kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. create by Basuki Rahmad