MII – Madura – Semangat Polsek Konang sebagai bagian dari institusi Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional terus diakumulasikan melalui rutinitas kegiatan pendampingan. Tujuannya adalah untuk memantau kondisi tumbuh kembang tanaman jagung garapan petani yang tersebar di 13 desa. “Ini merupakan bagian dari amanah tugas Bapak Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, yang ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh Polsek jajaran,” kata Kapolsek Konang, AKP Andy Bakhtera Indera Jaya.
Sekaligus sebagai bentuk dukungan Polri untuk menjaga stabilitas misi ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Terlebih lagi, akhir Oktober ini merupakan puncak musim kemarau, sehingga kondisi kualitas tumbuh kembang tanaman petani, khususnya jagung, harus dijaga. “Jangan sampai ada tanaman yang berpotensi gagal panen,” tandas Kapolsek. Oleh sebab itu, dalam sepekan terakhir, Kapolsek mengamanatkan Bhabinkamtibmas Polsek Konang, Brigpol Fauzan, untuk turun memantau tumbuh kembang tanaman jagung kelolaan petani yang tersebar di 13 desa.
Salah satunya, Brigpol Fauzan menyambangi komunitas petani binaan Kelompok Tani (Poktan) Desa Sambiyan. Ia sempat berdialog dengan seorang petani paruh baya yang bercocok tanam di atas lahan seluas 10 x 20 meter. Tujuannya, selain fokus memantau, adalah untuk mengorek kepastian tentang plus-minus kondisi tanaman kelolaan petani saat siklus kemarau mencapai puncaknya. “Syukurlah, dari hasil pantauan rekan Bhabinkamtibmas, kondisi tumbuh kembang tanaman jagung petani pada umumnya rata-rata tetap terjaga aman,” ungkap AKP Andy, sapaan akrab Kapolsek. Di antaranya, kondisi tanaman jagung kelolaan petani yang bercocok tanam di atas lahan 10 x 20 meter tetap tumbuh subur.
Tidak ada gelagat terserang hama, dan petani juga tidak terlalu kesulitan air meskipun wilayah hukum Polsek Konang dikenal sebagai kawasan krisis air bersih saat puncak kemarau. Hal itu terjadi karena di wilayah Kecamatan Konang sudah banyak tersebar sumur pompa air bawah tanah. “Ya, meski debit airnya jauh menyusut dan agak keruh, tetapi masih cukup untuk memenuhi kebutuhan petani, termasuk petani di Desa Sambiyan,” tandas Kapolsek. Bahkan, terpantau tanaman jagung petani rata-rata tumbuh subur dan sebagian tak lama lagi bakal memasuki masa panen. Diprediksi kapasitas produksinya bisa maksimal.
Capaian ini jelas tidak hanya berpotensi mendukung stabilitas ketahanan pangan untuk skala lokal, khususnya di Kecamatan Konang dan Kabupaten Bangkalan pada umumnya. Di sisi lain, hal ini juga diproyeksikan sebagai bentuk dukungan untuk menjaga stabilitas misi ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Sebab, tanaman jagung merupakan salah satu makanan pokok rakyat, selain beras yang kini telah mencapai swasembada nasional. “Selain itu, upaya maksimalisasi hasil panen tanaman jagung secara ekonomis jelas menjadi salah satu penyangga bagi perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan petani,” jelas AKP Andy Bakhtera Indera Jaya. Terlebih, hasil panen tanaman jagung petani cukup laris manis di pasaran umum.
Di sisi lain, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menambahkan bahwa kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam membantu masyarakat mengembangkan sektor pertanian di areal lahan produktif. Implikasi dari rutinitas pelaksanaan tugas ini secara faktual juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri untuk memaksimalkan dukungan terhadap tercapainya misi program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Kesimpulannya, melalui rutinitas giat monitoring dan pendampingan, Polri – termasuk Polres Bangkalan – ingin memastikan bahwa kondisi tumbuh kembang tanaman jagung kelolaan petani secara kualitatif terpantau bagus. Sebaliknya, jika terpantau ada yang mengalami stagnasi, solusi antisipasinya bisa segera dilakukan. “Dengan demikian, jika musim petik tiba, semua tanaman jagung di wilayah hukum Polres Bangkalan, termasuk di wilayah Polsek Konang, berpeluang untuk mencapai produksi hasil panen yang optimal,” pungkas Ipda Agung. create by Sukron




