MII – Tanggerang Selatan – UPTD Puskesmas Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan, menghadirkan inovasi SAPA NIFAS (Sarana Antar Pulang Aman untuk Ibu Nifas) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya pada masa pascapersalinan.
SAPA NIFAS merupakan layanan pengantaran ibu nifas menggunakan ambulans dengan pendampingan tenaga kesehatan, yang terintegrasi dengan edukasi perawatan pascapersalinan dan pemantauan kepatuhan kontrol ulang. Inovasi ini dirancang untuk memastikan proses pemulangan ibu berlangsung lebih aman dan nyaman, sekaligus memperkuat kesinambungan pelayanan dari fasilitas kesehatan hingga ke rumah.

Masa nifas merupakan periode penting yang membutuhkan perhatian khusus karena ibu masih berisiko mengalami komplikasi pascapersalinan. Melalui SAPA NIFAS, Puskesmas Rawabuntu berupaya menjawab tantangan keterbatasan transportasi, kebutuhan pendampingan, serta pentingnya edukasi bagi ibu dan keluarga setelah persalinan.
Pelaksanaan layanan dilakukan secara terstruktur, mulai dari identifikasi kebutuhan, pemeriksaan kelayakan pulang, persetujuan penerima layanan, hingga pengantaran menggunakan ambulans. Selama perjalanan, tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai perawatan nifas, gizi ibu menyusui, tanda bahaya pascapersalinan, keluarga berencana, dan jadwal kontrol ulang.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Layanan diberikan kepada ibu dan bayi yang memenuhi kriteria klinis untuk pulang. Ibu dengan kondisi kegawatdaruratan atau komplikasi yang memerlukan penanganan lanjutan tetap mendapatkan tata laksana dan rujukan sesuai prosedur yang berlaku.
Keunggulan SAPA NIFAS terletak pada pendekatannya yang tidak sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga mengintegrasikan pendampingan, edukasi, pencatatan, dan pemantauan kesehatan ibu setelah persalinan. Dengan demikian, pelayanan maternal diharapkan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan ibu dan keluarga.
Inovasi ini ditetapkan melalui Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Rawabuntu pada 1 September 2026 dan didukung oleh keterlibatan seluruh unsur pelayanan puskesmas. Pelaksanaannya akan dievaluasi secara berkala melalui pemantauan capaian layanan, kepuasan penerima manfaat, kepatuhan kontrol ulang, serta kelengkapan pelaporan.
Melalui SAPA NIFAS, UPTD Puskesmas Rawabuntu menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, kemudahan akses, dan kesinambungan perawatan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan pelayanan maternal berbasis kebutuhan masyarakat yang dapat terus ditingkatkan dan direplikasi di fasilitas kesehatan lainnya. create by Laurensius Numbar





