MII – Bogor – Kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (16/9/2024). Kemacetan parah ini salah satunya akibat meningkatkan jumlah kendaraan yang memasuki Kawasan wisata Puncak.

Selain itu, padatnya akses jalan alternatif di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, juga mengakibatkan kemacetan hingga hampir 11 jam.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengungkapkan, penyebab kemacetan panjang yang terjadi di Puncak Bogor.

“Jadi keterkaitan dengan kejadian kemarin mendekati 11 jam itu membludaknya kendaraan yang diluar prediksi kita. Biasanya hanya 60 hingga 70 ribu kendaraan, sekarang naik 2 kali lipatnya, apalagi kendaraan motor bisa 3 kali lipatnya,” kata Dadang Kosasih , Senin (16/9/2024).

Kata dia, kedua, banyaknya volume kendaraan yang meningkat secara signifikan, namun kapasitas akses jalan masih begitu-begitu saja.

“Juga banyak nya jalan alternatif yang dipakai ternyata stagnan disitu jadi gabisa keluar karna arus yang dari atas juga stuck disitu,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, penyebab kemacetan panjang itupun dikarenakan oleh para pengendara roda dua yang menerobos, sedangkan dititik kemacetan masih stuck sehingga menambah kepadatan kendaraan.

“Ketiga banyaknya kendaraan yang menerobos ke kanan sehingga naik keatas lalu stuck disitu,” cetusnya.

Dadang menyampaikan, upaya memecah persoalan kemacetan yang terjadi, seharusnya ikut terlibat seperti BPTJ di kementrian, mengingat jalur puncak adalah jalan Nasional.

“Kita harus bikin berita laporan segala macem nah kejadian seperti ini atau diurus langsung ke pusat. kita hanya membantu saja pelancaran dengan menurunkan anggota di tiap titik kemacetan,” imbuhnya.

Begitupun, upaya lain terkhusus untuk pengendara roda dua, baiknya, kata dia, perlu adanya pembatasan kendaraan dan juga wisata yang memasuki kawasan Puncak Bogor.create by Gugun Suhendar