MII – Bogor –  Masyarakat diminta bijak menanggapi viralnya aksi minta-minta yang dilakukan warga di tempat wisata Danau Lido, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Terlebih, aksi minta-minta di Danau Lido itu menyangkut persoalan sosial dan ekonomi yang telah terjadi sejak lama.

Camat Cigombong, R.E Irwan Soemantri mengatakan, akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan pembinaan terhadap warga-warga yang terlibat dalam aksi minta-minta di kawasan wisata Danau Lido.

“Memang perlu ada penyelesaian yang menyeluruh, artinya ketika kita stop, malah akan menimbulkan masalah baru seperti perekonomian,” ungkapnya kepada wartawan.

Sejak viral beberapa waktu lalu, pihaknya bersama Satpol PP dan juga Pemerintah Desa Watesjaya, Cigombong telah mendatangi wisata Danau Lido dan bertemu dengan warga yang meminta-minta.

Rupanya, diketahui bukan hanya warga yang berdomisili di Cigombong yang melakukan aksi tersebut. Namun juga sebagian berasal dari warga Kecamatan Caringin.

Untuk jumlahnya tidak tetap, ada yang setiap hari di sana, ada yang tidak. Namun sebagian besar mereka masih satu keluarga dan mendiami satu saung,” jelas Irwan.

Jauh sebelum viral, lanjut Camat Cigombong itu, warga tersebut bukan hanya sekedar minta-minta melainkan melakukan penyambutan wisatawan dengan sholawat diiringin rebana.Sehingga wisatawan terutama asal timur tengah tertarik untuk datang dan memberikan sejumlah uang.

“Bahkan sebagian ada yang sambil berjualan pisang, namun seiring waktu kegiatan itu menghilang dan sekarang viral karena dianggap merendahkan dan menyinggung perasaan,” kata Irwan.

Dari kejadian tersebut, pihak Kecamatan Cigombong akan berkoordinasi dengan Kecamatan Caringin dan juga instansi terkait untuk mengambil langkah yang perlu.create by Yuri