MII – Tamiang Aceh – 2 Oknum Polisi Aceh Tamiang behasil kabur dan 5 orang tertangkap dari kejaran tim gabungan Security Pertamina, Polres Langkat dan TNI dalam kasus pencurian minyak mentah Pertamina melalui pipa penyalur ( Ilegal Tapping ) di Dusun Alur Meranti, Desa Bukit Mas, Kec.Besitang, Kab.Langkat, Sumatera Utara.
Penangkapan tersebut terjadi pada hari Selasa ( 11/2/2025 ), Pukul 22.15 wib di Dusun Alur Meranti, Desa Bukit Mas, Kec.Besitang, Kab.Langkat, Sumatera Utara.
Kejadian bermula pada saat salah satu Security Pertamina mendapat informasi bahwa telah terjadi pencurian minyak mentah pertamina melalui pipa penyalur ( Ilegal Tapping ) yg berada di Dusun Alur Meranti, Desa Bukit Mas, Kec.Besitang, Kab.Langkat, Sumatera Utara.
Lalu pihak Security Pertamina berkordinasi dengan Polres Langkat dan Juga TNI untuk membantu menangkap pelaku pencurian minyak mentah pertamina tersebut karena disinyalir terlibat beberapa Oknum Aparat, Lalu dari hasil pengejaran dan penangkapan yg dilakukan Oleh tim gabungan Security Petamina yang bekerja sama dengan Kepolisian Langkat dan TNI tersebut di amankan 5 orang pelaku yg bernama Syahril, Novi Wahyudi, Edi Purnomo, Andre Murdana dan M.Rizky akan tetapi ada 2 orang pelaku lagi yg berhasil kabur dari kejaran tim gabungan Security Pertamina, polres langkat dan TNI.
Dari keterangan 5 orang pelaku tersebut bahwa 2 orang yg berhasil kabur dari kejaran tim gabungan itu adalah 2 Oknum Anggota polisi yg berdinas di Polres Aceh Tamiang yg bernama Aipda Saiful Bahri Bahri S.AB dan Bripka Nasrul, dari penangkapan tersebut diamankan barang bukti berupa :
- 2 Unit Mobil Avanza Warna Hitam Nopol BK 1529 DN & BK 1960 EE ( milik 2 oknum polisi yg berhasil kabur )
- 1 Lembar Fotocopy KK a.n Saiful Bahri, S.AB. ( yg terdapat dalam Mobil Avanza Nopol BK 1529 DN )
- 1 Buah Hp Android milik Saiful Bahri, S.AB ( yg terdapat dalam Mobil Avanza Nopol BK 1529 DN )
- Beberapa Lembar Bon Faktur
- 1 Buah topi Lambang Polisi ( yg terdapat dalam Mobil Avanza Nopol BK 1529 DN )
- 2 Unit Mobil Colt Diesel Warna Kuning Nopol BK 8559 UB & BL 8559 FB
- 18 Buah Baby Tank yg terisi penuh Minyak Mentah Pertamina
Kemudian menurut informasi dari Security Pertamina, Aipda Saiful Bahri S.AB dan Bripka Nasrul sebelumnya mereka juga pernah tertangkap dan sedang diperoses dipolres aceh tamiang dalam perkara dan kasus yg sama.
“Kami juga bingung kenapa Aipda Syaiful Bahri S.AB dan Bripka Nasrul bisa kembali melakukan pencurian minyak pertamina ini lagi, padahal sebelumnya mereka juga tertangkap telah melakukan pencurian minyak mentah pertamina bersama satu temannya lagi yaitu Bripka Syaiful Bahri, yg saya tau saat ini mereka masih dalam proses penyidikan dipolres aceh tamiang, saya kira mereka sudah ditahan oleh penyidik ataupun pihak propam, ternyata mereka masih berkeliaran dan berhasil melakukan pencurian yg sama” Imbuh dari salah satu pihak Security Pertamina.
Mirisnya lagi dari keterangan 5 pelaku yg tertangkap itu mengatakan bahwa 2 Orang Oknum polisi tersebut berdinas di Aceh Tamiang bagian Propam.
Kami berharap kepada Bapak Kapolri, Kapolda sumut, Kapolda aceh, Kadiv propam, Kabid Propam Aceh dan Kapolres Langkat dapat bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini, karena kerugian dari kasus ini mencapai puluhan Miliar dan disinyalir kasus ini seperti ditutup-tutupi dan seakan – akan 2 oknum polisi ini seperti Kebal Hukum.
Kami juga berharap agar diusut kemana uang hasil penjualan minyak mentah itu mengalir dan disetorkan oleh para pelaku, karena suatu hal mustahil mereka melakukan pencurian minyak mentah ini berulang kali tanpa adanya setoran dan orang yang membekingi mereka, agar kedepannya hal seperti ini tidak terjadi lagi dan menjadi efek jera bagi oknum aparat yg menyalahgunakan wewenangnya untuk melawan hukum karena dapat merugikan negara karena hal ini berbanding terbalik dengan program yg dibuat oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. create by Redaksi MII




