MII – Jakarta Utara – Suasana duka menyelimuti warga RT 01 RW 11, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, setelah ditemukannya jenazah seorang anak perempuan berusia 12 tahun pada Rabu dini hari, 15 Oktober 2025.

Penemuan ini mengejutkan seluruh warga Kampung Sawah yang mengenal korban sebagai sosok pendiam dan berperilaku baik.

Korban diduga menjadi korban pembunuhan disertai kekerasan seksual, berdasarkan indikasi awal yang ditemukan di lokasi kejadian. Kabar tragis ini menyulut emosi dan keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat.

Anak tersebut diketahui tinggal bersama ibunya yang tengah sakit dan ayahnya yang bekerja sebagai pemulung. Keluarga kecil itu dikenal sebagai keluarga sederhana dan jarang bersinggungan dengan persoalan lingkungan.

Warga menuturkan bahwa korban adalah anak yang penurut, rajin membantu orang tuanya, dan tidak pernah menimbulkan masalah.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Seorang remaja laki-laki berusia sekitar 16 tahun, yang masih bertetangga dengan korban namun tinggal di gang berbeda, telah dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus ini.

Tim dari Polsek Cilincing bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Polres Metro Jakarta Utara langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat dan mengumpulkan barang bukti. Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi penemuan jasad guna mempermudah proses identifikasi serta penyelidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan warga, penemuan jenazah bocah tersebut terjadi ketika salah satu warga mencium bau menyengat yang mencurigakan. Setelah dilakukan pengecekan, mereka menemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan, yang kemudian segera dilaporkan ke aparat kepolisian.

Kabar ini membuat suasana di lingkungan Kampung Sawah berubah muram. Warga mengaku terpukul dan berharap agar pelaku segera ditangkap serta dihukum seberat-beratnya.

“Kami semua sangat terpukul dan marah atas kejadian ini. Korban masih anak-anak, tidak pantas diperlakukan seperti itu. Kami berharap polisi bekerja cepat agar pelakunya tidak lepas,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Sementara itu, pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secepat mungkin. Kapolsek Cilincing menegaskan bahwa tim penyidik tengah berupaya mengumpulkan semua bukti forensik dan kesaksian warga guna memperkuat proses hukum.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan memunculkan kembali kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan anak-anak di lingkungan permukiman padat penduduk. Warga berharap peristiwa memilukan ini dapat menjadi momentum bagi aparat dan masyarakat untuk memperketat pengawasan, terutama terhadap anak-anak dan remaja di wilayah mereka.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial dan perlindungan anak di lingkungan tempat tinggal. Dengan kerja keras kepolisian serta dukungan masyarakat, diharapkan kebenaran segera terungkap dan keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya. create by Gunawan Suhendar