MII – Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat persatuan nasional di tengah situasi global yang semakin tidak menentu dan penuh tantangan. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Rabu (11/3/26).
Presiden menyoroti dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks dan berpotensi mengganggu stabilitas serta perdamaian global. Meski sejumlah negara memiliki kekuatan besar, Presiden menyebut upaya menjaga stabilitas dunia tidak selalu berjalan mulus.
Presiden Prabowo menyampaikan kondisi dunia saat ini diwarnai ketegangan, ketidakpastian, serta berbagai potensi konflik yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat internasional, termasuk Indonesia.
“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya, banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar belum mampu menjaga perdamaian yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” ujar Presiden Prabowo.
Menghadapi situasi tersebut, Kepala Negara menekankan bangsa Indonesia harus memperkuat kerukunan dan solidaritas nasional. Menurutnya, persatuan merupakan fondasi utama untuk menjaga stabilitas dan ketahanan negara dalam menghadapi dinamika global.
Presiden juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni, memperkuat rasa kebersamaan, serta membangun optimisme kolektif demi masa depan bangsa. “Kita sebagai bangsa Indonesia perlu menggalang persatuan dan kerukunan di antara kita untuk menghadapi keadaan yang penuh ketidakpastian ini,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan keyakinannya bahwa nilai kebenaran pada akhirnya akan menang. Dengan tekad kuat dan komitmen bersama, ia optimistis bangsa Indonesia mampu mencapai cita – cita nasional.
Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmennya sebagai kepala negara untuk menjalankan amanat konstitusi dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia dan menjaga keutuhan bangsa. “Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya selalu ingat akan tugas yang dibebankan kepada saya, yaitu melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden.
Prabowo mengemukakan komitmen Indonesia terhadap perdamaian juga selaras dengan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa serta ajaran universal berbagai agama yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian. create by Yulianto




