MII – Bogor – Masyarakat diminta lebih waspada saat mencari penginapan, khususnya villa di kawasan Puncak, Bogor. Pasalnya, kasus penipuan dengan modus penawaran harga sewa murah kembali marak, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran.

Pelaku biasanya menawarkan villa dengan tarif jauh di bawah harga pasaran untuk menarik minat calon penyewa. Namun, setelah korban melakukan pembayaran, villa yang dijanjikan ternyata tidak dapat digunakan atau bahkan tidak pernah ada.

“Banyak korban tergiur harga murah, tapi saat hari H villa tidak bisa diakses atau ternyata fiktif,” demikian keterangan dari laporan yang beredar. Dalam menjalankan aksinya, pelaku kerap memanfaatkan media sosial dengan menampilkan foto – foto villa yang tampak meyakinkan, lengkap dengan ulasan atau testimoni palsu agar terlihat terpercaya.

Setelah korban mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi atau pelunasan, pelaku biasanya langsung menghilang dan sulit dihubungi. “Pelaku sering memanfaatkan foto menarik dan testimoni palsu untuk meyakinkan korban,” lanjut keterangan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal, serta memastikan keaslian informasi sebelum melakukan transaksi. Pemeriksaan lokasi, identitas pemilik, hingga metode pembayaran yang aman menjadi langkah penting untuk menghindari penipuan serupa. create by Guanwan Suhendar