MII – Sentul – Rapat terbatas yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Hambalang menegaskan arah kebijakan pemerintah yang semakin inklusif dan kolaboratif. Dalam rapat tersebut, pemerintah tidak hanya membahas isu strategis nasional, tetapi juga memperkuat perhatian terhadap aspirasi buruh sebagai bagian dari fondasi pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Seskab Teddy Indra Wijaya menyebutkan diskusi berlangsung secara komprehensif, mencakup berbagai sektor penting, termasuk pendidikan.

Presiden RI Prabowo Subianto
(Foto: Dok. Setpres/BPMI)

“Sinergi antara pendidikan dan pembangunan menjadi kunci kemajuan nasional,” ungkap Teddy di Hambalang. Peran perguruan tinggi menjadi sorotan utama, dengan dorongan agar kampus berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah melalui inovasi dan penerapan teknologi. Pemerintah optimistis bahwa sinergi antara dunia akademik, tenaga kerja, dan kebijakan negara akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata. create by Gunawan Suhendar