MII – Kalimantan Timur – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke – 80 Tahun 2026, Polres Penajam Paser Utara ( PPU ) bersama Bhayangkari Cabang PPU dan relawan muda IKN Youth Forum menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bakti Untuk Negeri” di SLB Negeri PPU, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Rabu (20/5/26).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Sebanyak 118 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas humanis dan interaktif.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU bersama Ketua Bhayangkari Cabang PPU Ny. Ayu Alek, Wakapolres PPU Kompol Awan Kurnianto, S.H beserta jajaran Bhayangkari, para pejabat utama Polres PPU, dewan guru SLB Negeri PPU, serta 55 relawan muda dari IKN Youth Forum.

Kegiatan diawali dengan bonding time di dalam kelas, di mana para relawan muda melakukan pendekatan personal kepada para siswa melalui perkenalan dan permainan ringan guna membangun suasana akrab dan menyenangkan.

Suasana haru dan bangga turut mewarnai kegiatan saat dua siswa tuna rungu menampilkan tarian persembahan di hadapan para tamu undangan. Penampilan tersebut mendapat apresiasi hangat dari seluruh peserta yang hadir.

Kepala Sekolah SLB Negeri PPU, Yusi Riyani S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Polres PPU, Bhayangkari, serta para relawan muda kepada anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan moral bagi anak-anak kami agar semakin percaya diri dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi inspirasi penting dalam membangun masyarakat yang inklusif, humanis, dan penuh empati terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara,S.I.K.,M.M.,M.Tr.SOU., menegaskan bahwa kegiatan Bakti Untuk Negeri merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bidang sosial dan pendidikan.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk kebersamaan dan kasih sayang kepada anak-anak hebat di sekolah luar biasa ini. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kesempatan, dan dukungan dari seluruh elemen bangsa,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga memberikan apresiasi kepada para relawan muda yang dinilai telah menunjukkan semangat pengabdian dan kepedulian sosial kepada sesama.

Dalam kegiatan tersebut, Polres PPU bersama Bhayangkari turut menyerahkan paket pendidikan secara simbolis kepada perwakilan siswa SLB Negeri PPU dari tingkat SD hingga SMA.

Tidak hanya itu, suasana semakin meriah saat memasuki sesi Gelar Karya Kreativitas Bersama. Kapolres, Bhayangkari, relawan muda, dan anak-anak SLB berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kreatif seperti melukis bersama, membatik, hingga menuliskan cita-cita dan doa pada “Pohon Harapan”.

Momen kebersamaan tersebut menciptakan suasana hangat, penuh tawa, sekaligus mempererat rasa persaudaraan antara aparat kepolisian, relawan, guru, dan para siswa.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres PPU berharap semangat kepedulian sosial, gotong royong, dan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan rakyat. create by Mia Zulkarnain