MII – Aceh – Hari kedua operasi pencarian Rifaldi (21), nelayan yang hilang tenggelam di laut Seruway belum menemukan hasil positif, Jumat (22/5/26).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Aceh Tamiang, Iman Suhery mengatakan pencarian ini melibatkan tim gabungan dari regu SAR dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( DPKP ). “Tim terus bergerak melakukan operasi pencarian,” kata Bayu, sapaannya.

Menariknya, operasi pencarian ini menggunakan perahu nelayan yang disewa petugas. Hal ini terpaksa dilakukan mengingat alat pendukung milik Pemkab Aceh Tamiang sangat terbatas. “Perahu kami banyak yang bocor habis banjir kemarin, dan jarak pencarian juga sangat jauh, di tengah laut berkisar 53 kilometer dari darat,” ungkapnya.

Insiden ini terjadi saat korban, Rifaldi (21) warga Sungaikuruk III, Seruway, Aceh Tamiang melaut bersama dua rekannya menggunakan perahu boat. Ombak yang awalnya normal mendadak berubah menjadi gelombang tinggi hingga membuat perahu terbalik. Dalam insiden ini, dua rekan korban berhasil selamat, sedangkan Rifaldi tenggelam dan hanyut terbawa arus.

“Dalam insiden ada tiga orang yang berada di atas perahu, dua orang berhasil selamat, sedangkan satu orang yang berprofesi sebagai nelayan dinyatakan hilang,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Indra.

Indra mengatakan operasi pencarian langsung dilakukan setelah ada laporan yang diterima tim Lagak ( Layanan Siaga Kebencanaan ). Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan dan Satgas SAR. “ Pencarian sedang dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan boat,” kata Indra.create by Ahmad fauzan